
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalJAKARTA - Dalam langkah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam yang menjadi representasi dari tubuh umat Islam di Indonesia. Kesepakatan bersama yang tercapai dalam pertemuan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Indonesia yang lebih baik.
Gus Yahya, salah satu tokoh yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menegaskan pentingnya kesepakatan ini dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan ormas Islam. "Kesepakatan bersama antara Presiden Prabowo Subianto dengan ormas-ormas Islam sebagai perwakilan dari tubuh umat Islam di Indonesia ini adalah langkah konkret untuk memastikan bahwa suara umat Islam di Indonesia didengar dan diperhatikan dalam setiap kebijakan yang diambil," ujar Gus Yahya.
Menurut Gus Yahya, pertemuan ini menjadi momentum bagi umat Islam dan pemerintah untuk bekerja sama dalam menjaga keharmonisan, menciptakan keadilan sosial, serta memperkuat ekonomi nasional dengan mengedepankan nilai-nilai Islam yang mengutamakan kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:
Kesepakatan ini juga mencakup komitmen bersama antara pemerintah dan ormas Islam untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor, seperti pendidikan, ekonomi, dan sosial. Dengan adanya sinergi antara ormas-ormas Islam dan pemerintah, diharapkan dapat tercipta sebuah Indonesia yang lebih maju, berkeadilan, serta memberikan manfaat yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Sebagai umat Islam, kita harus selalu mendukung kebijakan yang membawa kebaikan bagi umat dan bangsa ini. Kami berharap agar kesepakatan ini menjadi dasar untuk lebih mempererat kerja sama dan menciptakan kemajuan bersama," ujar Gus Yahya menambahkan.
Baca Juga:
Gus Yahya juga mengungkapkan harapannya agar kesepakatan ini dapat terus berjalan dengan baik, serta menjadi contoh bagi kelompok-kelompok lain untuk bekerjasama demi kemajuan Indonesia. "Mari kita terus jaga semangat kebersamaan, saling mendukung, dan memastikan bahwa Indonesia tetap menjadi negara yang adil, makmur, dan penuh kedamaian," tegasnya.
Dengan kesepakatan ini, diharapkan Indonesia semakin maju dengan berlandaskan nilai-nilai agama yang kuat dan komitmen bersama untuk mencapai tujuan nasional.*
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalJAKARTA Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait kondisi politik nasional terkini. Ia m
NasionalTAPSEL Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencuat ke publik. Seorang ayah, Adil Syahputra B
Hukum dan KriminalJAKARTA Dalam langkah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumla
NasionalJAKARTA Arus lalu lintas di kawasan Polda Metro Jaya, yang meliputi Jalan Gatot Soebroto hingga Sudirman, Jakarta Selatan, terpantau kemba
NasionalJAKARTA Meskipun fitur live dihentikan, pengguna TikTok masih dapat mengakses konten lainnya seperti video pendek yang tetap bisa diunggah
Sains & TeknologiCIKARANG Akhmad Munir, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan
NasionalJAKARTA Netizen yang mengunggah foto tersebut menyebut Eko sedang berkeliling membeli barang palsu di China menggunakan uang pajak rakyat
NasionalACEH UTARA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Korem 011/Lilawangsa untuk pertama kalin
NasionalJAKARTA Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa fraksinya menyetujui penghentian tunjangan anggota
Politik