UMKM Wajib Tahu! KUR BNI 2026 Tawarkan Bunga Rendah dan Tenor hingga 5 Tahun
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih menjadi salah satu solusi pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
EKONOMI
MEDAN - Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan dua unit kapal tunda di PT Pelindo Persero senilai Rp135,8 miliar terus bergulir di tangan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Meski sudah memasuki hampir sebulan tahap penyidikan, belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan.
Plh Kasi Penkum Kejati Sumut, M. Husairi, SH., MH, mengatakan hingga Senin (8/9/2025), lebih dari 60 saksi telah dimintai keterangan oleh tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus). Namun, proses penetapan tersangka masih menunggu pengumpulan bukti yang cukup.
"Sudah dilakukan pemanggilan saksi para pihak terkait sebanyak lebih kurang 60 orang," kata Husairi saat dikonfirmasi.
Audit Fisik dan Penghitungan Kerugian Masih Berjalan
Dalam proses penyidikan ini, Kejati Sumut menggandeng sejumlah lembaga, seperti PT ITS Tekno Sains Surabaya untuk audit fisik kapal, serta BPKP Sumut untuk menghitung potensi kerugian negara.
Dugaan penyimpangan terjadi pada proyek pengadaan dua kapal tunda berkapasitas 2x1.800 HP yang dikerjakan pada tahun 2019. Hingga saat ini, kapal-kapal tersebut belum dapat beroperasi sebagaimana mestinya.
Penggeledahan di Dua Kota
Sebelumnya, pada Senin (11/8/2025), tim penyidik Kejati Sumut telah melakukan penggeledahan besar-besaran di Kantor PT Pelindo Persero Belawan, tepatnya di Gedung Graha Pelindo Satu, Jalan Lingkar Pelabuhan No. 1, Belawan II, Medan.
Penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Aspidsus Kejati Sumut, Mochamad Jefry, menyasar sejumlah ruangan mulai dari lantai 8 hingga basement untuk mencari dokumen perencanaan, bukti pembayaran, serta file elektronik yang berkaitan dengan proyek kapal tersebut.
Di waktu yang bersamaan, penyidik juga melakukan penggeledahan di kantor PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS), selaku pihak pelaksana proyek. Kejati menduga masih ada dokumen penting yang tersimpan di dua lokasi tersebut.
Belum Ada Tersangka, Penyidik Minta Sabar
Meskipun proses penyidikan berjalan intensif, Husairi menyebutkan penetapan tersangka belum bisa dilakukan karena masih menunggu hasil audit dan pengumpulan alat bukti yang lengkap.
"(Untuk penetapan tersangka) sabar bang, masih proses," ujar Husairi singkat.
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat nilai anggaran yang besar dan ketidakfungsian kapal hingga saat ini. Kejati Sumut menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara profesional dan transparan.*
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih menjadi salah satu solusi pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
EKONOMI
JAKARTA Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Selain menandai awal Tahun Baru Hijriah, Muharram juga se
AGAMA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution berharap Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara tidak hanya
PEMERINTAHAN
SAMOSIR Ajang lari lintas alam internasional Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir di Kabupaten Samosi
OLAHRAGA
BANDA ACEH Seorang pekerja pemasangan baliho meninggal dunia setelah tersengat listrik bertegangan tinggi saat bekerja di kawasan Jalan
PERISTIWA
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh periode
NASIONAL
BINJAI Musyawarah Kecamatan (Muscam) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kecamatan Binjai Selatan berlangsung lancar dan kondusif
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ka
PEMERINTAHAN
JAKARTA Danantara Indonesia menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa waktu terakhir menjadi sinyal positif te
EKONOMI
PIDIE JAYA Pemerintah terus mempercepat proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera U
NASIONAL