Dikejar Target 31 Desember: Pembangunan 919 Huntap Rp 299 Miliar di Sumut Dikebut
MEDAN Pemerintah menargetkan pembangunan 919 unit hunian tetap (huntap) di Sumatera Utara (Sumut) rampung paling lambat 31 Desember 2026.
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH — Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, pada Minggu (5/10).
Kehadiran jajaran Polda Aceh dalam momentum ini menjadi simbol kuatnya sinergi TNI–Polri di wilayah Aceh.
Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menyampaikan doa dan apresiasi atas kiprah TNI yang selama ini berdiri kokoh bersama rakyat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Baca Juga:
Ia juga menegaskan bahwa semangat kebersamaan TNI dan Polri adalah fondasi penting dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya di Provinsi Aceh.
"Semangat kebersamaan TNI dan Polri harus terus dijaga. Keduanya adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa. Bersama rakyat, TNI semakin kuat dan Indonesia akan semakin maju," ujar Irjen Pol. Marzuki.
Mengusung tema "TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju", peringatan HUT ke-80 TNI tahun ini dinilai Kapolda sangat relevan dengan kondisi kebangsaan saat ini.
Tema tersebut, menurutnya, mencerminkan soliditas dan sinergi antar-lembaga, termasuk dengan Polri, yang menjadi elemen strategis dalam pembangunan nasional.
"Ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momen refleksi atas pengabdian luar biasa TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI. Komitmen Polri adalah terus bersinergi dengan TNI dalam mewujudkan keamanan dan pembangunan," ungkap Abituren Akabri 1991 itu.
Selain menghadiri upacara, Kapolda Aceh juga menyerahkan tumpeng secara simbolis kepada Kasdam Iskandar Muda, Brigjen TNI Yudha Fitri, sebagai bentuk persaudaraan, penghormatan, dan rasa terima kasih atas dedikasi TNI kepada bangsa dan negara.
Tak hanya di Blang Padang, penyerahan tumpeng oleh jajaran Polda Aceh juga dilakukan di sejumlah satuan TNI di wilayah provinsi, seperti di Rindam Iskandar Muda, Lanud Sultan Iskandar Muda, dan Lanal Sabang, oleh para pejabat utama Polda Aceh.
Upacara ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan, diwarnai dengan penampilan parade serta atraksi prajurit TNI yang menggambarkan profesionalisme dan kesiapsiagaan.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa kemitraan antara TNI dan Polri di Aceh tidak sebatas hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi bentuk nyata solidaritas demi menjaga keamanan, ketertiban, dan memperkuat pembangunan daerah.
Kapolda Aceh menutup pernyataannya dengan harapan agar TNI tetap jaya, dicintai rakyat, dan semakin profesional dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan.*
MEDAN Pemerintah menargetkan pembangunan 919 unit hunian tetap (huntap) di Sumatera Utara (Sumut) rampung paling lambat 31 Desember 2026.
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menilai tekanan dan tantangan politik merupakan bagian penting dalam membentuk karakter seora
POLITIK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang bergulir setelah pu
POLITIK
BINJAI Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Dr. Djoelham Binjai, drg. Doni Asrin, mendatangi rumah duka keluarga pasien yang mening
KESEHATAN
JAKARTA TNI menahan Letkol Inf Arman, Kepala Seksi Intelijen Gartap 1/Jakarta, terkait dugaan penyewaan rumah dinas di Kompleks Perumaha
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan dirinya tetap menjadi kader Partai Gerindra meskipun mertuanya, Presiden ke7 RI
POLITIK
MEDAN Perum BULOG mencatatkan realisasi pengadaan beras nasional sebesar 4.115.014 ton setara beras hingga 8 Oktober 2026. Angka tersebu
PERTANIAN AGRIBISNIS
ACEH BESAR Ketua Majelis Syura Dewan Dakwah Aceh, Prof. Dr. Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, MCL, MA, mengajak umat Islam menjadikan ajaran d
AGAMA
BINJAI Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Binjai, Dr. Agus Purwanto, S.Pd., M.Kesos., menegaskan pentingnya kaderi
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi polemik dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setelah Mahkama
POLITIK