Pecah Telur 35 Tahun! Tumbangkan Thailand via Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
JAKARTA – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), buka suara mengenai proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) yang belakangan menjadi sorotan akibat tingginya beban utang.
Jokowi menegaskan pembangunan proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mengatasi kemacetan parah di Jabodetabek dan Kota Bandung.
"Ini sudah sejak 30 tahun, 40 tahun, 20 tahun yang lalu, dan Jabodetabek kemacetannya parah," ujar Jokowi saat ditemui di Kottabarat, Senin (27/10/2025).Baca Juga:
Jokowi menyebut, kemacetan yang terjadi di kedua wilayah itu menyebabkan kerugian ekonomi diperkirakan mencapai Rp 100 triliun per tahun.
Untuk mengurangi dampak tersebut, pemerintah membangun berbagai moda transportasi massal, termasuk MRT, LRT, KRL, kereta bandara, hingga kereta cepat Whoosh.
"Nah, untuk mengatasi itu kemudian direncanakan dibangun MRT, LRT, kereta cepat, dan sebelumnya KRL. Ada juga kereta bandara agar masyarakat berpindah dari transportasi pribadi ke transportasi umum," jelasnya.
Presiden menekankan prinsip dasar transportasi massal adalah layanan publik, bukan semata-mata mencari laba.
Transportasi umum diukur dari social return on investment, seperti pengurangan emisi karbon dan peningkatan produktivitas masyarakat.
"Kalau ada subsidi, itu adalah investasi, bukan kerugian. Contohnya MRT, pemerintah DKI Jakarta mensubsidi Rp 800 miliar per tahun untuk rute Lebak Bulus sampai HI. Nanti kalau semua rute selesai, subsidi diperkirakan mencapai Rp 4,5 triliun," jelas Jokowi.
Terkait dugaan kerugian proyek Whoosh, Jokowi menyebut perhitungan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) proyek diperkirakan makin positif seiring bertambahnya jumlah penumpang.
Saat ini, kereta cepat Whoosh melayani sekitar 19.000 penumpang per hari, dengan total penumpang mencapai 12 juta.
Jokowi optimistis kerugian akan terus berkurang dalam beberapa tahun ke depan, tergantung seberapa banyak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.
"Ini baru tahun pertama. Perkiraan EBITDA-nya akan lebih positif setelah enam tahun karena semakin banyak orang yang berpindah ke transportasi massal," ujar Jokowi.
Dengan penjelasan tersebut, Jokowi menegaskan pembangunan kereta cepat bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui transportasi publik yang efisien dan ramah lingkungan.*
(cb/a008)
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
JAKARTA Kuasa hukum Denny Indrayana Cs, Refly Harun, meyakini Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengabulkan gugatan terkait syarat pendidikan
POLITIK
MEDAN Hampir 40 tahun tinggal di rumah papan, Rosila, warga Jalan Rela Gang Buntu, kawasan Air Bersih, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebanyak 111 dari 213 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran program rehabilitasi di Kota Medan saat ini sedang dik
PEMERINTAHAN
MEDAN Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini diarahkan tidak hanya menangani layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menj
PEMERINTAHAN
BINJAI Markas Cabang (Marcab) Laskar Merah Putih (LMP) Kota Binjai meresmikan kantor baru di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jati Kary
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraks
PEMERINTAHAN
MEDAN DPRD Kota Medan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan. Revisi tersebut di
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI)
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima kunjungan silaturahmi Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo H.R. Muhammad Syafi
PEMERINTAHAN