Ganjar Tanggapi Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran: Jangan Pukul Rata Semua Aksi Demonstrasi
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui pihakpihak yang
POLITIK
JAKARTA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan peringatan dini gelombang tinggi yang diprediksi melanda sejumlah perairan Indonesia pada 22–25 November 2025.
Peningkatan tinggi gelombang terjadi akibat dua sistem cuaca yang aktif sekaligus: Siklon Tropis FINA di Laut Arafura bagian selatan dan Bibit Siklon Tropis 95B di Selat Malaka.
Dalam analisis sinoptiknya, BMKG menyebut pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut menuju timur laut dengan kecepatan 6–35 knot.Baca Juga:
Sementara wilayah selatan dibalut hembusan angin dari tenggara menuju barat daya dengan kecepatan 6–25 knot.
Kecepatan angin tertinggi teramati di Selat Malaka bagian utara dan Samudra Hindia barat Aceh, yang disebut BMKG sebagai dua wilayah paling berisiko memicu gelombang ekstrem.
Gelombang Sangat Tinggi 4 Meter Ancam Sejumlah Wilayah
BMKG mencatat tiga wilayah yang masuk kategori gelombang sangat tinggi, dengan ketinggian dapat mencapai 2,5 hingga 4 meter:
-Selat Malaka bagian utara
-Laut Arafura bagian barat
-Samudra Hindia barat Aceh
Peningkatan gelombang di tiga kawasan ini berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran, terutama kapal nelayan hingga kapal berukuran menengah.
BMKG mengimbau agar aktivitas penyeberangan di wilayah tersebut dilakukan dengan kewaspadaan ekstra.
Belasan Perairan Masuk Kategori Gelombang Tinggi
Selain tiga kawasan itu, sedikitnya 15 wilayah laut berada dalam status gelombang tinggi 1,25–2,5 meter, di antaranya:
Samudra Hindia barat Kepulauan Nias hingga Bengkulu
Samudra Hindia selatan Banten–NTT
Samudra Hindia selatan Jawa, Bali, NTB
Selat Karimata bagian utara
Laut Flores
Laut Banda
Laut Maluku
Laut Arafura bagian tengah
Samudra Pasifik utara Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, hingga Papua
BMKG mengingatkan bahwa kondisi angin yang tak stabil akibat keberadaan dua sistem siklon tropis dapat memicu gelombang mendadak (swell) di sejumlah titik.
Peringatan BMKG: Tunda Pelayaran Jika Tidak Mendesak
BMKG menekankan agar nelayan tradisional, kapal penyeberangan, hingga kapal wisata benar-benar memperhatikan perkembangan cuaca.
"Kondisi ini dapat berubah lebih cepat dari yang diperkirakan, sehingga informasi pembaruan cuaca harus menjadi pedoman utama sebelum berlayar," ujar pejabat BMKG dalam keterangannya.
Selain risiko gelombang tinggi, BMKG juga memperingatkan adanya potensi angin kencang yang dapat menghambat aktivitas bongkar muat di beberapa pelabuhan.*
(km/um)
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui pihakpihak yang
POLITIK
JAKARTA Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, tidak layak menda
NASIONAL
GORONTALO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah negara saat ini mulai meminta pasokan komoditas pang
NASIONAL
SOLO Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan memulai rangkaian kunjungan ke sejumlah daerah mulai Jumat (26/6/
POLITIK
JAKARTA Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk pemulihan rumah sakit yang terdampak bencana ban
NASIONAL
JAKARTA Persaingan smartphone di segmen harga terjangkau semakin menarik sepanjang 2026. Meski harga ponsel terus mengalami kenaikan, se
SAINS DAN TEKNOLOGI
CARACAS Pemerintah Venezuela mengerahkan seluruh sumber daya untuk menangani dampak gempa bumi kuat yang mengguncang sejumlah wilayah di
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) disebut telah menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat terkait kasus du
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut tuntas dugaan pemberian uang s
NASIONAL
JAKARTA Istri mantan Menteri Agama periode 20202024, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, Eny Retno Yaqut, menyampaikan apresiasi atas l
HUKUM DAN KRIMINAL