Sumut Provinsi Teratas Narkoba sejak 2019, Bobby Nasution Perkuat Sinergi Basmi Peredarannya
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal
PEMERINTAHAN
JAKARTA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan peringatan dini gelombang tinggi yang diprediksi melanda sejumlah perairan Indonesia pada 22–25 November 2025.
Peningkatan tinggi gelombang terjadi akibat dua sistem cuaca yang aktif sekaligus: Siklon Tropis FINA di Laut Arafura bagian selatan dan Bibit Siklon Tropis 95B di Selat Malaka.
Dalam analisis sinoptiknya, BMKG menyebut pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut menuju timur laut dengan kecepatan 6–35 knot.Baca Juga:
Sementara wilayah selatan dibalut hembusan angin dari tenggara menuju barat daya dengan kecepatan 6–25 knot.
Kecepatan angin tertinggi teramati di Selat Malaka bagian utara dan Samudra Hindia barat Aceh, yang disebut BMKG sebagai dua wilayah paling berisiko memicu gelombang ekstrem.
Gelombang Sangat Tinggi 4 Meter Ancam Sejumlah Wilayah
BMKG mencatat tiga wilayah yang masuk kategori gelombang sangat tinggi, dengan ketinggian dapat mencapai 2,5 hingga 4 meter:
-Selat Malaka bagian utara
-Laut Arafura bagian barat
-Samudra Hindia barat Aceh
Peningkatan gelombang di tiga kawasan ini berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran, terutama kapal nelayan hingga kapal berukuran menengah.
BMKG mengimbau agar aktivitas penyeberangan di wilayah tersebut dilakukan dengan kewaspadaan ekstra.
Belasan Perairan Masuk Kategori Gelombang Tinggi
Selain tiga kawasan itu, sedikitnya 15 wilayah laut berada dalam status gelombang tinggi 1,25–2,5 meter, di antaranya:
Samudra Hindia barat Kepulauan Nias hingga Bengkulu
Samudra Hindia selatan Banten–NTT
Samudra Hindia selatan Jawa, Bali, NTB
Selat Karimata bagian utara
Laut Flores
Laut Banda
Laut Maluku
Laut Arafura bagian tengah
Samudra Pasifik utara Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, hingga Papua
BMKG mengingatkan bahwa kondisi angin yang tak stabil akibat keberadaan dua sistem siklon tropis dapat memicu gelombang mendadak (swell) di sejumlah titik.
Peringatan BMKG: Tunda Pelayaran Jika Tidak Mendesak
BMKG menekankan agar nelayan tradisional, kapal penyeberangan, hingga kapal wisata benar-benar memperhatikan perkembangan cuaca.
"Kondisi ini dapat berubah lebih cepat dari yang diperkirakan, sehingga informasi pembaruan cuaca harus menjadi pedoman utama sebelum berlayar," ujar pejabat BMKG dalam keterangannya.
Selain risiko gelombang tinggi, BMKG juga memperingatkan adanya potensi angin kencang yang dapat menghambat aktivitas bongkar muat di beberapa pelabuhan.*
(km/um)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus memperkuat sinergi dengan Kodim 0201/Medan untuk mempercepat pembangunan sekaligus mendukung berbagai pr
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penetapan perwalian anak bukan sekadar urusan administrasi. Menurutnya, proses t
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik Erfin Fahrurrazi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan. Rico
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mendorong Toba Caldera Culture Festival 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan
PARIWISATA
NIAS BARAT Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya menegaskan kemajuan pendidikan di Kabupaten Nias Barat membutuhkan kolabora
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Pendidikan Aceh pada 2026 dinilai perlu mengubah orientasi kebijakan dari sekadar memperluas akses menjadi memastikan setiap
PENDIDIKAN
KUALA, LANGKAT Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mendorong Desa Bekiung, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, menjadi desa e
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno membantah isu yang menyebut dirinya mundur da
POLITIK
KUALA, LANGKAT Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyerahkan peralatan produksi abon sapi dan cookies kepada Kelompok Ibui
PENDIDIKAN