BREAKING NEWS
Selasa, 03 Februari 2026

Gubernur Sumut Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari, 48 Tewas dan 1.168 Mengungsi

Abyadi Siregar - Jumat, 28 November 2025 11:15 WIB
Gubernur Sumut Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari, 48 Tewas dan 1.168 Mengungsi
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) M. Bobby Afif Nasution menetapkan status tanggap darurat bencana di provinsi ini. (foto: Ist/ BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) M. Bobby Afif Nasution menetapkan status tanggap darurat bencana di provinsi ini.

Keputusan ini diambil menyusul meluasnya dampak bencana alam berupa banjir, tanah longsor, dan gempa bumi yang menimpa 12 kabupaten/kota di Sumut.

Berdasarkan data dari Polda Sumut per 27 November 2025, tercatat sebanyak 221 kejadian bencana meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, hingga puting beliung.

Baca Juga:

Status tanggap darurat ini ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Sumut Nomor 188.44/836/KPTS/2025, berlaku selama 14 hari, mulai 27 November hingga 10 Desember 2025.

Melalui SK tersebut, Gubernur Bobby menugaskan seluruh instansi dan perangkat daerah terkait untuk segera mengambil langkah-langkah penanggulangan bencana.

Fokus utama adalah mengurangi risiko, menolong korban terdampak, dan mencegah bertambahnya korban jiwa.

"Kami berharap seluruh instansi cepat tanggap, membantu saudara-saudara kita yang terdampak, dan memastikan upaya evakuasi berjalan maksimal," kata Kadis Kominfo Pemprov Sumut, Erwin Hotmansyah Harahap, di Medan.

Hingga 27 November, tercatat 48 korban meninggal dan 88 orang masih hilang. Jumlah korban terbanyak berada di Tapanuli Selatan (17 orang), Tapanuli Utara (9 orang), Tapanuli Tengah (4 orang), Pakpak Bharat (2 orang), Nias Selatan (1 orang), Sibolga (8 orang), dan Padangsidempuan (1 orang).

BNPB menambahkan 4 orang meninggal di Humbahas.

Selain itu, terdapat 81 orang mengalami luka-luka dan lebih dari 1.168 warga harus mengungsi akibat banjir dan longsor.

Pemerintah meminta masyarakat untuk tetap waspada dan menjauhi lokasi rawan bencana.

"Kami berbelasungkawa kepada keluarga korban, dan terus berupaya maksimal dalam pencarian dan evakuasi. Masyarakat diimbau waspada dan memprioritaskan keselamatan," tegas Erwin.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Banjir dan Longsor Melanda Sumatera Utara, 34 Tewas dan 52 Masih Hilang
Polda Sumut Turun Tangan Cepat, Evakuasi Warga Medan Terdampak Banjir
Polda Aceh Turunkan Personel Maksimalkan Evakuasi dan Jaga Keamanan Warga Saat Banjir
Jumlah Korban Tewas Banjir Batang Toru Tembus 21 Orang, Tim SAR Terus Bekerja
Banjir dan Longsor Rendam 60 Rumah di Purbatua, Polsek Pahae Jae Gerak Cepat Evakuasi Warga
Warga Kupang Tewas Terseret Banjir Luapan Kali Siumate
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru