Pecah Telur 35 Tahun! Tumbangkan Thailand via Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
ACEH BESAR- Operasi kemanusiaan di Aceh terus diperkuat setelah sejumlah wilayah terdampak banjir besar masih terisolasi akibat jembatan dan jalur darat yang rusak.
Pada Minggu, 30 November 2025, TNI Angkatan Udara mengerahkan dua helikopter H225M Caracal dan satu pesawat C-130 Hercules untuk mempercepat distribusi logistik dan pemulihan jaringan energi yang terputus.
Dua heli Caracal bernomor HT-7202 dan HT-7205 dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja Bogor diberangkatkan dari Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh di Lanud Sultan Iskandar Muda.Baca Juga:
Misi udara dilakukan setelah akses jalur darat menuju sejumlah kecamatan di Aceh Tengah dan Bireuen masih sulit ditembus.
Caracal Ditugaskan untuk Jaringan Energi dan Dropping Logistik
Caracal HT-7202 membawa teknisi PLN untuk memperbaiki jaringan SUTT yang rusak parah di wilayah Bireuen. Sementara HT-7205 mengangkut logistik ke Takengon, Aceh Tengah.
Kedua heli tersebut menjalankan lima sortie dropping bantuan di dua titik utama, mempercepat suplai kebutuhan pokok kepada warga.
Hercules Bawa 3,8 Ton Bantuan dan Bahan Bakar Operasi Udara
Danlanud Sultan Iskandar Muda sekaligus Dansatgas Udara Aceh, Kolonel Nav Sudaryanto, menyampaikan bahwa dukungan udara tidak hanya mengandalkan helikopter.
Pada waktu bersamaan, pesawat Hercules A-1315 dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh turut mendarat membawa 3,8 ton bantuan dari Kementerian Pertahanan, berisi makanan pokok, obat-obatan, dan perlengkapan medis.
Hercules tersebut juga menurunkan bahan bakar Aftur, yang krusial untuk menjamin keberlanjutan operasi udara di wilayah terdampak.
Bahan bakar dan sebagian bantuan logistik diturunkan di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, sebagai bagian dari dukungan terintegrasi untuk penanganan darurat.
Mobilisasi Udara Jadi Tulang Punggung Operasi Kemanusiaan Aceh
Terputusnya jalur darat membuat mobilisasi udara menjadi tulang punggung utama penyaluran bantuan dan pemulihan infrastruktur vital, termasuk listrik dan suplai kebutuhan dasar.
TNI AU menyebut operasi ini sebagai langkah strategis dalam mempercepat jangkauan bantuan ke desa-desa yang hingga kini belum bisa ditembus kendaraan darat.
Upaya terpadu ini diharapkan dapat menurunkan tingkat keterisolasian warga dan mempercepat proses pemulihan, terutama di wilayah yang masih mengalami krisis energi, logistik, dan mobilitas.*
(um)
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
JAKARTA Kuasa hukum Denny Indrayana Cs, Refly Harun, meyakini Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengabulkan gugatan terkait syarat pendidikan
POLITIK
MEDAN Hampir 40 tahun tinggal di rumah papan, Rosila, warga Jalan Rela Gang Buntu, kawasan Air Bersih, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebanyak 111 dari 213 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran program rehabilitasi di Kota Medan saat ini sedang dik
PEMERINTAHAN
MEDAN Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini diarahkan tidak hanya menangani layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menj
PEMERINTAHAN
BINJAI Markas Cabang (Marcab) Laskar Merah Putih (LMP) Kota Binjai meresmikan kantor baru di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jati Kary
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraks
PEMERINTAHAN
MEDAN DPRD Kota Medan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan. Revisi tersebut di
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI)
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima kunjungan silaturahmi Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo H.R. Muhammad Syafi
PEMERINTAHAN