Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
LHOKSEUMAWE — Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), dan PT Medco E&P Malaka menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Aceh.
Bantuan tahap lanjutan berupa 5 ton kebutuhan pokok tiba di Aceh Utara pada Selasa, 2 Desember 2025, sebagai bagian dari total 40 ton bantuan yang akan didistribusikan secara bertahap.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang turut mengawal penyaluran bantuan di Bandara Sultan Malikussaleh, menyatakan keprihatinannya atas dampak banjir yang meluas di sejumlah wilayah.
Baca Juga:
"Pemerintah bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan mendesak warga," ujar Bahlil.
Kepala BPMA, Nasri Jalal, menegaskan bahwa pihaknya memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi dan tepat sasaran.
"Kami memantau proses distribusi bantuan agar benar-benar menjangkau warga yang paling membutuhkan," katanya.
Direktur Utama Medco E&P, Ronald Gunawan, menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung upaya tanggap darurat pemerintah.
Bantuan yang disalurkan mencakup beras, air mineral, minyak goreng, mi instan, susu UHT, pakaian ibadah, selimut, dan sejumlah kebutuhan dasar lain. "Kami hadir bersama pemerintah untuk memastikan bantuan sampai secepat mungkin kepada warga terdampak banjir," ucapnya.
Banjir di Aceh dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh curah hujan ekstrem yang menyebabkan meluapnya sungai, rusaknya akses jalan, serta terhambatnya aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah.*
(k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.