BREAKING NEWS
Rabu, 12 Agustus 2026

Bencana Disebut Mencekam Hanya di Medsos, Hakim MK Tegur Kepala BNPB

Adelia Syafitri - Kamis, 04 Desember 2025 15:46 WIB
Bencana Disebut Mencekam Hanya di Medsos, Hakim MK Tegur Kepala BNPB
Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra. (Foto: Tangkapan Layar Mahkamah Konstitusi RI / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, yang sebelumnya menyebut bencana banjir dan longsor di Sumatera hanya tampak mencekam di media sosial.

Saldi menilai komentar tersebut tidak semestinya dilontarkan oleh pejabat yang menangani kebencanaan, terlebih seorang perwira tinggi TNI aktif.

Dalam sidang uji materiil Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI, Kamis, 4 Desember 2025, Saldi mempertanyakan proses seleksi internal TNI sebelum seorang perwira ditempatkan di kementerian atau lembaga.

Baca Juga:

"Saya ini merasa sedih juga pernyataan seorang perwira tinggi soal bencana di Sumatera Barat," kata Saldi di ruang sidang MK.

Menurut Saldi, pernyataan Suharyanto semestinya menjadi refleksi bagi seluruh proses penempatan perwira TNI di jabatan sipil strategis.

"Ini diseleksi secara benar atau tidak? Masa bencana dikatakan hanya ributnya di medsos saja," ujarnya.

Hakim asal Sumatera Barat itu juga meminta Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menjelaskan mekanisme seleksi prajurit sebelum diusulkan ke kementerian/lembaga.

Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap pati yang dikirim memiliki kompetensi memadai.

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej yang mewakili pemerintah, menjelaskan bahwa TNI memiliki proses seleksi internal sesuai Peraturan Panglima TNI Nomor 52 Tahun 2020.

Seleksi terbuka di kementerian/lembaga pun disebut tetap mengikuti ketentuan perundang-undangan.

Kontroversi bermula dari pernyataan Suharyanto pada akhir November lalu, yang menilai situasi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hanya tampak mencekam karena viral di media sosial.

Ia menyebut kondisi lapangan telah membaik meski daerah seperti Tapanuli Tengah masih mengalami dampak berat.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Usul Pajak Ditolak Mentah-mentah, Bisnis Thrifting Tetap Dilarang
Sebelum Banjir Bandang, Gubernur Bobby Nasution Sudah Keluarkan Instruksi Siaga Bencana Sejak September
Update Korban Banjir dan Longsor Aceh-Sumut-Sumbar, BNPB: 776 Orang Tewas, 564 Masih Hilang
Airbus A-400M dan C-130 Hercules Bawa Harapan Baru bagi Korban Banjir di Sumatera, 24 Ton Bantuan Siap Didistribusikan
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Kamis 4 Desember 2025: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini, Kamis 4 Desember 2025: Sebagian Besar Wilayah Hujan Sedang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru