BREAKING NEWS
Minggu, 01 Maret 2026

Gelombang Pertama Bantuan Bencana Aceh: Selimut dan Pakaian Baru Disalurkan

Adelia Syafitri - Sabtu, 20 Desember 2025 19:36 WIB
Gelombang Pertama Bantuan Bencana Aceh: Selimut dan Pakaian Baru Disalurkan
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Pemerintah akan mengirim ribuan selimut dan pakaian baru bagi korban banjir dan longsor di Provinsi Aceh pada Senin pekan depan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan jumlah bantuan mencapai 2.000 selimut dan 104.000 pakaian baru.

"Pakaian ini berasal dari beberapa perusahaan. Semuanya baru, bukan reject," kata Tito Karnavian di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga:

Ia menambahkan, pengiriman gelombang kedua akan dilakukan pada 27–28 Desember dengan jumlah bantuan sekitar 50.000–100.000 pakaian tambahan.

Tito memastikan dirinya akan hadir langsung dalam penyerahan bantuan di Aceh Tamiang.

Gelombang kedua bantuan tidak hanya ditujukan untuk Aceh, tetapi juga untuk daerah terdampak di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, termasuk Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Madina, Taput, Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.

"Pemerintah terus memantau distribusi bantuan agar cepat sampai ke tangan korban," ujarnya.

Bantuan ini diharapkan meringankan kebutuhan korban bencana, khususnya pakaian dan perlengkapan tidur, menjelang perayaan akhir tahun.*

(d/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Maruarar Sirait: “Mulai Besok, Hunian Tetap untuk Warga Terdampak Banjir Langsung Dibangun”
Banjir Sumatera 2025: Korban Jiwa Tembus 1.090 Orang, 186 Masih Hilang
Curhat Pilu Pengungsi Tapanuli Selatan ke Bobby Nasution: Rumah Hancur, Tak Tahu Harus Mulai dari Mana
Sei Lepan Langkat: 14 Desa Surut, Tapi Satu Desa Warga Masih Tinggal di Pengungsian
23 Sumur Bor Siap Layani Air Bersih untuk Warga Aceh Tamiang yang Terdampak Banjir
Sumut: 1.006 Rumah untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor Dibangun Tahun Depan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru