Stigma Kanibalisme di Sumatra Utara Diduga Dibentuk Demi Kepentingan Dagang, Ini Penjelasannya
MEDAN Sejarah Sumatra Utara menyimpan narasi yang selama ini jarang dibaca secara kritis, salah satunya tuduhan praktik kanibalisme yang d
SENI DAN BUDAYA
MEDAN — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjen Pas) Sumatera Utara memberikan Remisi Khusus dan Pengurangan Masa Pidana kepada narapidana dan anak binaan dalam rangka memperingati Hari Natal 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan Kamis (25/12) di Gereja Oikumene Lapas Kelas I Medan sebagai pusat pemberian remisi.
Acara dihadiri Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Adhayani Lubis mewakili Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kepala Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara Yudi Suseno, Forkopimda, Kepala UPT Medan Sekitar, serta pendeta Gereja Injili di Indonesia.Baca Juga:
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Remisi dan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan narapidana dan anak binaan.
Berdasarkan data Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Utara, sebanyak 3.088 narapidana menerima Remisi Khusus Natal 2025.
Dari jumlah tersebut, 3.045 orang memperoleh Remisi Khusus Sebagian (RK I) dan 43 orang memperoleh Remisi Khusus Seluruhnya (RK II) atau langsung bebas.
Penerima remisi terdiri dari 1.819 narapidana pidana umum, 19 narapidana berdasarkan PP Nomor 28 Tahun 2006, dan 1.250 narapidana berdasarkan PP Nomor 99 Tahun 2012.
Selain narapidana, 17 anak binaan juga mendapatkan pengurangan masa pidana, dengan 16 anak menerima Pengurangan Masa Pidana Sebagian (PMP I) dan satu anak menerima Pengurangan Masa Pidana Seluruhnya (PMP II).
Yudi Suseno menyatakan, pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara atas kepatuhan warga binaan mengikuti program pembinaan, sekaligus motivasi untuk memperbaiki diri dan siap kembali berperan aktif di masyarakat.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan khidmat, dengan pengamanan dari jajaran Lapas Kelas I Medan serta dukungan aparat kewilayahan.
Pemberian remisi mencerminkan komitmen Pemasyarakatan dalam menjunjung prinsip keadilan, kemanusiaan, dan kepastian hukum.*
(ad)
MEDAN Sejarah Sumatra Utara menyimpan narasi yang selama ini jarang dibaca secara kritis, salah satunya tuduhan praktik kanibalisme yang d
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Rumah tradisional Nias yang dikenal sebagai Omo Hada bukan sekadar hunian, melainkan representasi kebudayaan, struktur sosial, dan k
PARIWISATA
OlehRosita Miladmahesi. SELAMA lebih dari dua dekade, RUU ini hadir sebagai agenda yang berulang, tetapi tanpa penyelesaian yang pasti. Ia
OPINI
JAKARTA Sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW menyebutkan larangan duduk di posisi yang berada di antara area panas dan teduh secara bersamaan.
AGAMA
JAKARTA Akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali diperluas melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR)
EKONOMI
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemer
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melepas keberangkatan 353 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 2 Embarkasi Med
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PC HIMMAH) bersama Ikatan Sarjana Al Washliyah (ISARAH) Kabupaten Batu Bara m
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke58 tingkat Kota Tanjungbalai resmi dibuka oleh Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Sa
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima kunjungan tim monitoring dan evaluasi (monev) dari Direktorat Penyelenggaraan Sumber Da
PEMERINTAHAN