BREAKING NEWS
Rabu, 28 Januari 2026

Bangkai Satwa di Simalungun Ternyata Bukan Harimau Sumatra, Melainkan Macan Akar

Azryn Marida - Selasa, 27 Januari 2026 22:22 WIB
Bangkai Satwa di Simalungun Ternyata Bukan Harimau Sumatra, Melainkan Macan Akar
Bangkai seekor satwa liar yang semula diduga merupakan Harimau Sumatra ditemukan di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun pada Minggu (25/1/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SIMALUNGUN – Warga Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, sempat dihebohkan oleh temuan bangkai satwa liar yang diduga Harimau Sumatra pada Minggu (25/1).

Informasi ini cepat menyebar di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat.

Menindaklanjuti kabar viral tersebut, Camat Girsang Sipangan Bolon Victor Sijabat, bersama Kapolsek Parapat AKP Mantho Pandiangan dan tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumut, melakukan pengecekan lapangan sejak Senin hingga Selasa (26–27/1).

Baca Juga:

Pemeriksaan meliputi identifikasi fisik satwa dan pencarian jejak kaki di sekitar lokasi.

Hasil pemeriksaan dari Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah II Pematangsiantar, Elvina Rosinta Dewi Simanjuntak, memastikan bahwa bangkai tersebut bukanlah Harimau Sumatra, melainkan macan akar.

Satwa ini memiliki ukuran lebih kecil dan pola bulu berbeda, sehingga tidak membahayakan manusia seperti harimau.

Tim BKSDA juga tidak menemukan jejak kaki Harimau Sumatra dalam radius 500 meter dari lokasi penemuan.

Elvina menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian satwa liar.

Ia menghimbau agar warga tidak melakukan perburuan dan segera melapor jika menemukan jejak atau tanda keberadaan Harimau Sumatra.

Kapolsek Parapat, AKP Mantho Pandiangan, menambahkan bahwa penyisiran bersama masyarakat tidak menunjukkan tanda-tanda harimau, namun koordinasi dengan BKSDA akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan.

Camat Victor Sijabat juga menegaskan, masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa dengan tetap waspada dan melaporkan setiap bukti keberadaan satwa liar.

Temuan ini sekaligus menjadi pengingat bagi warga Simalungun akan pentingnya kesadaran menjaga satwa liar yang dilindungi serta lingkungan hutan sekitar.*

(dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Proyek Wisata Danau Toba Diguncang Korupsi, PPK Resmi Jadi Tersangka
Kadis Koperasi Sumut Jadi Tersangka Korupsi Perusda Mentawai, Harta Kekayaan Capai Rp6,4 Miliar
Wagub Sumut dan Mendagri Koordinasi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana
Wagub Sumut Pimpin Rapat Perubahan Perda Pajak dan Retribusi untuk Tingkatkan PAD dan Layanan Publik
Wujud Kepedulian Sosial, Lapas Labuhan Ruku Berikan Bansos kepada Masyarakat
Generasi Muda Terancam! LAN Sumut Desak BNNP dan Pemda Segera Persempit Peredaran Gas Tawa Whip Pink
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru