BREAKING NEWS
Jumat, 20 Maret 2026

Aceh Tengah Perpanjang Masa Tanggap Darurat, Delapan Desa Masih Terisolir Akibat Banjir dan Longsor

Adam - Kamis, 29 Januari 2026 22:43 WIB
Aceh Tengah Perpanjang Masa Tanggap Darurat, Delapan Desa Masih Terisolir Akibat Banjir dan Longsor
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyatakan, perpanjangan masa tanggap darurat berlangsung selama tujuh hari, terhitung 30 Januari hingga 5 Februari 2026. (Foto: humas.acehtengahkab)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH TENGAHDelapan desa di Aceh Tengah masih terisolir lebih dari dua bulan setelah diterjang bencana banjir dan tanah longsor.

Pemerintah daerah kembali memperpanjang masa tanggap darurat untuk mempercepat proses bantuan bagi warga terdampak.

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyatakan, perpanjangan masa tanggap darurat berlangsung selama tujuh hari, terhitung 30 Januari hingga 5 Februari 2026.

Baca Juga:

Desa-desa yang terdampak tersebar di dua kecamatan, yaitu lima desa di Kecamatan Linge dan tiga desa di Kecamatan Ketol.

Menurut Haili, penyebab utama terisolirnya desa-desa tersebut adalah longsor dan putusnya jembatan penghubung.

Saat ini, akses darat masih terbatas, bahkan beberapa wilayah hanya bisa dijangkau melalui helikopter.

"Di Kecamatan Ketol, sungai yang harus dilalui lebarnya sekitar 300 meter. Ini tidak bisa ditangani oleh pemerintah kabupaten, harus ada dukungan dari pemerintah pusat. Saat ini, TNI dan Polri sudah turun tangan," ujarnya, Kamis, 29 Januari 2026.

Di Kecamatan Linge, beberapa jembatan yang sebelumnya putus sudah diperbaiki, namun masih hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Kondisi ini membuat distribusi logistik dan kebutuhan pokok warga masih terbatas.

Haili menambahkan, pemerintah daerah berharap seluruh desa terisolir dapat dibuka dalam sepekan ke depan.

Ia juga mengimbau seluruh pihak untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana.

Perpanjangan masa tanggap darurat ini menegaskan bahwa penanganan pasca-bencana di Aceh Tengah masih menjadi prioritas utama, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.*

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Satgas Galapana DPR Tangani 4 Masalah Utama Pascabencana Aceh
Presiden Prabowo Laporkan Desa Tapsel yang Pernah Terisolir Kini Terbuka, Infrastruktur Pulih Cepat
Jeritan Warga Gunung Baringin: Jalan Putus, Rumah Hanyut dan Terisolir
Gubernur Aceh Mualem: Warga Bukan Mati Karena Banjir, Tapi Karena Kelaparan
Enam Desa di Pidie Jaya Masih Terisolir, Akses Darat Lumpuh Total
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru