BREAKING NEWS
Senin, 02 Februari 2026

Prabowo: Saya Hanya Takut Rakyat Indonesia dan Tuhan Yang Maha Besar

Adam - Senin, 02 Februari 2026 17:59 WIB
Prabowo: Saya Hanya Takut Rakyat Indonesia dan Tuhan Yang Maha Besar
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BOGOR – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan sejumlah pernyataan tegas dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terdahulu harus bertanggung jawab atas pengelolaan perusahaan pelat merah yang dianggap tidak efektif dan siap dipanggil Kejaksaan Agung.

"Ini akal-akalan pimpinan-pimpinan BUMN terdahulu harus tanggung jawab. Siap-siap kau dipanggil kejaksaan," tegasnya.

Baca Juga:

Presiden juga menyinggung aksi demonstrasi yang belakangan marak terjadi, dengan menyebut adanya indikasi campur tangan kekuatan asing.

Ia menekankan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat dijamin, namun tidak boleh berujung pada kerusuhan.

"Demo boleh, tapi kerusuhan mencelakakan bangsa dan negara. Bakar-bakar, bom molotov itu pidana. Saya tidak akan ragu-ragu," kata Prabowo.

Prabowo menambahkan, perbedaan politik adalah hal yang wajar, namun harus dijalankan secara konstitusional.

Ia menantang pihak-pihak yang tidak setuju dengan dirinya untuk bertarung secara sah pada Pemilu 2029.

"Kalau tidak suka dengan Prabowo, silakan 2029 bertarung," ujarnya.

Dalam pidatonya, Presiden juga menjelaskan konsolidasi BUMN sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional.

Ia menyoroti pengelolaan perusahaan pelat merah yang sebelumnya terfragmentasi, dan menegaskan pembentukan dana sovereign wealth fund bernilai 1.040 miliar dolar AS sebagai langkah efisiensi dan penguatan kedaulatan ekonomi.

"Saya hanya takut dengan rakyat Indonesia dan Tuhan Yang Maha Besar," katanya.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi, Administrator, dan Pelaksana
Apel Gabungan ASN Karo, Sekda Tegaskan Fokus Kinerja, KLA, dan PAD Tahun 2026
Kanwil Kemenkum Bali Harmonisasikan Lima Raperwali Kota Denpasar
Prabowo: 99,99 Persen Usaha MBG Harus Dinyatakan Berhasil
Ingin Wajah Indonesia Lebih Indah, Prabowo Ingin Semua Atap Rumah Diganti dari Seng ke Genteng
Prabowo Usul Libatkan Anak Sekolah Bersihkan Lingkungan dari Sampah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru