Sidak digelar di Pasar Kreneng, distributor, dan ritel modern di wilayah Denpasar, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi, termasuk Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Bulog, yang tergabung dalam Satgas Saber Pangan Provinsi Bali.
Dalam sidak, tim yang dipimpin Ditreskrimsus Polda Bali meninjau sejumlah toko dan distributor, antara lain Toko Daging UD. Dewi Unggas, Toko Rayen di Pasar Kreneng, Distributor CV. Sari Limo di Jalan Raya Gatot Subroto Tengah, dan ritel modern Grand Lucky di Jalan Mayjen Sutoyo.
Petugas memantau komoditas utama kebutuhan masyarakat seperti beras, telur, cabai, bawang, dan daging.
Tim juga berdialog langsung dengan pedagang untuk memastikan harga sesuai dengan ketentuan serta menelusuri jalur distribusi pangan.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa tidak ada penjualan 14 bapoting yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
"Pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan ketersediaan pangan aman, harga terjangkau, dan pasar kondusif menjelang HBK. Ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah," ujar perwakilan Satgas Saber Pangan.
Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, serta menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.*
(dh)
Editor
: Dharma
Satgas Saber Pangan Polda Bali Gelar Sidak Pasar dan Distributor, Pastikan Harga 14 Bapoting Stabil Jelang HBK