"Ada beberapa yang masih di tenda. Insyaallah kita coba kejar sebelum Lebaran bisa kita selesaikan, empat titik Huntara lagi yang diminta untuk dibangun di Aceh Tamiang," ujar Dody saat meninjau Huntara di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Rabu (25/2/2026).
Kementerian PU membangun Huntara sesuai permintaan pemerintah kabupaten dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Saat ini, hunian milik PU di Aceh telah menampung 1.224 kepala keluarga. Di Desa Bundar sendiri terdapat 13 blok Huntara, meski di jalan depan hunian masih terlihat warga tinggal di tenda.
Dody menegaskan, sesuai arahan Presiden , seluruh pengungsi harus menempati hunian yang telah disediakan.
"Saya yakin semua pengungsi akan masuk ke rumah-rumah hunian. Masalah waktunya karena persiapan lahan dan pembangunan Huntara," jelasnya.
Menteri PU menambahkan, kementeriannya hanya bertanggung jawab pada pembangunan Huntara dan fasilitas pendukung seperti air bersih.
Penentuan siapa yang menempati Huntara menjadi kebijakan pemerintah daerah. "Penghuni itu kebijakan Pemda. Kami membangun Huntara dan fasilitasnya," ujar Dody.
Langkah ini diharapkan dapat mengakhiri kondisi tidak nyaman bagi pengungsi yang masih tinggal di tenda, terutama menghadapi cuaca panas dan risiko kesehatan.*
(ds/dh)
Editor
: Adam
Pengungsi Banjir Aceh Tamiang Masih di Tenda, PU Janji Hunian Sementara Segera Dihuni