BREAKING NEWS
Kamis, 05 Maret 2026

Kapolri Tegaskan Komitmen Presiden Prabowo Jadi Penengah Perdamaian di Timur Tengah

Dharma - Rabu, 04 Maret 2026 22:29 WIB
Kapolri Tegaskan Komitmen Presiden Prabowo Jadi Penengah Perdamaian di Timur Tengah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kegiatan Silaturahmi Ramadan di Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/3/2026). (foto: Dok Polda Jabar)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDUNG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif sebagai penengah konflik di Timur Tengah.

Hal ini disampaikan di tengah memanasnya ketegangan global pasca-insiden serangan antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel.

"Bapak Presiden Prabowo berusaha untuk ikut melaksanakan peran sebagai negara non-blok, melaksanakan politik luar negeri bebas aktif untuk ikut mendamaikan peristiwa yang sudah terus-terus terjadi dan mendukung agar Palestina bisa menjadi negara yang berdaulat," ujar Listyo dalam kegiatan Silaturahmi Ramadan di Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga:

Kapolri menyoroti bahwa eskalasi konflik yang meluas hingga ke luar jalur Gaza berdampak signifikan terhadap stabilitas global maupun domestik.

Ketegangan di wilayah Teluk turut memengaruhi rantai pasok energi dunia dan harga minyak, terutama di jalur distribusi Selat Hormuz.

"Kita sedang menghadapi situasi yang tidak baik-baik saja. Eskalasi global berdampak terhadap sendi-sendi kehidupan, baik di tingkat global, regional, maupun dalam negeri," kata Listyo.

Menurutnya, gangguan di Selat Hormuz menimbulkan kekhawatiran bagi negara-negara yang mengandalkan impor energi, termasuk Indonesia.

"Perdagangan minyak yang melewati Selat Hormuz terdampak, sehingga ini juga mengakibatkan guncangan, termasuk bagi negara-negara yang mengandalkan impor minyak," ujarnya.

Untuk menekan potensi krisis lebih lanjut, Presiden Prabowo disebut terus melakukan komunikasi intensif dengan pemimpin negara-negara di Asia dan Timur Tengah.

Langkah diplomasi ini diharapkan mampu mengendalikan eskalasi konflik tanpa mengganggu pencapaian tujuan nasional Indonesia.

"Kita semua tentunya menginginkan permasalahan global ini segera selesai. Pemerintah berupaya agar eskalasi yang terjadi tidak semakin memburuk dan tidak mengganggu tujuan nasional," tutup Kapolri.

Kegiatan ini menegaskan posisi strategis Indonesia sebagai negara yang konsisten dalam kebijakan luar negeri bebas aktif, sekaligus menekankan dukungan penuh terhadap kedaulatan Palestina.*

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Sampaikan Belasungkawa RI atas Wafatnya Ali Khamenei Lewat Surat, Ini Alasannya
Bahlil Siapkan Storage BBM Baru di Sumatera, Cadangan Energi Bisa Tembus 90 Hari
Prabowo Terima Semua Masukan dan Kritik dari Mantan Presiden dan Wapres, Persatuan Jadi Fokus Utama
Gibran Minta Guru dan Orang Tua Tak Tertinggal Adaptasi AI: Jangan Malu Upgrade Diri
Bahlil Lahadalia Klarifikasi Stok BBM Nasional Hanya Cukup 25 Hari: Bukan Sinyal Darurat
SBY Ingatkan Risiko APBN Terguncang Akibat Perang AS–Israel vs Iran, Yakin Prabowo Siapkan Antisipasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru