Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Optimistis IHSG Tembus 10.000 di 2026
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat menembus level 10.000 pada tahun 2026,
EKONOMI
JAKARTA – Di tengah arus informasi digital yang deras dan ketegangan geopolitik global, Rahadi Wangsapermana muncul sebagai salah satu pemikir yang konsisten mengangkat isu perang asimetris, intelijen, dan wawasan kebangsaan.
Tulisan-tulisannya menjadi rujukan penting bagi masyarakat yang ingin memahami konflik modern yang kini tak lagi sekadar konfrontasi militer konvensional.
Rahadi merupakan alumnus Desain Produk Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1989. Latar belakangnya yang unik ini justru memberinya perspektif berbeda dalam memahami dinamika konflik global.Baca Juga:
"Negara harus dipahami sebagai sebuah sistem besar yang perlu dirancang ketahanannya, bukan sekadar dipertahankan secara reaktif," ujarnya.
Dalam analisisnya, Rahadi menekankan bahwa perang modern hadir dalam bentuk halus dan sulit dikenali.
Manipulasi opini publik, tekanan ekonomi, infiltrasi budaya populer, hingga permainan regulasi menjadi instrumen yang kerap digunakan untuk melemahkan negara tanpa peperangan fisik.
Pendekatan desain yang ia pelajari di ITB—meliputi pemikiran sistemik, pemetaan pola, analisis aktor, hingga mitigasi risiko berbasis kesadaran kolektif—digunakan Rahadi untuk membaca ancaman-ancaman non-konvensional.
Ia menegaskan bahwa pertahanan negara tidak hanya tugas militer, melainkan kerja sama lintas sektor: akademisi, jurnalis, pelaku usaha, hingga masyarakat sipil, sebagai bagian dari ekosistem ketahanan nasional.
Selain strategi dan pertahanan, Rahadi juga menyoroti pentingnya literasi kebangsaan. Ia menilai rendahnya pemahaman masyarakat terhadap konteks geopolitik membuka celah bagi pengaruh destruktif dari dalam maupun luar negeri.
Menurut Rahadi, kesadaran kolektif adalah kunci untuk menjaga kedaulatan bangsa di era ancaman yang tidak selalu kasatmata.
Dengan berbagai tulisannya yang diterbitkan di media daring, Rahadi Wangsapermana mengajak masyarakat untuk lebih waspada, rasional, dan terlibat aktif dalam menjaga ketahanan bangsa—sebuah konsep pertahanan modern yang dirancang bukan hanya dari pangkalan militer, tetapi dari pemahaman dan aksi kolektif seluruh elemen bangsa.*
(dh)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat menembus level 10.000 pada tahun 2026,
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh menetapkan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026.Wakil Ketua
NASIONAL
BATU BARA, 16 Maret 2026 Kepala Desa Bogak, Fazzary Akbar, SE, menghadiri rapat koordinasi terkait maraknya aksi tawuran remaja di wilay
NASIONAL
BINJAI Abd Kadafi Pane terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Binjai untuk masa bakti 202
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyatakan harga bahan kebutuhan pokok di Medan masih relatif stabil menjelang Hari Ray
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh menjelang Hari Raya Idulfit
NASIONAL
BELAWAN PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan dengan menyalurkan 1.250 paket semba
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field menandai keberhasilan Graduation Day Kelas Bahasa Inggris Batch 1 bagi pelajar di Kecamat
PENDIDIKAN
LAMPUNG SELATAN Kejaksaan Republik Indonesia melalui Jaksa Intelijen (Jamintel) mendorong optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga De
NASIONAL
JAKARTA Di tengah arus informasi digital yang deras dan ketegangan geopolitik global, Rahadi Wangsapermana muncul sebagai salah satu pem
NASIONAL