BREAKING NEWS
Kamis, 19 Maret 2026

Mencekam! Indonesia Terancam Kekeringan Parah Akibat El Nino Super Kuat, Begini Dampaknya

Adam - Kamis, 19 Maret 2026 13:43 WIB
Mencekam! Indonesia Terancam Kekeringan Parah Akibat El Nino Super Kuat, Begini Dampaknya
Sejumlah anak bermain di lokasi Embung Seunekak yang mengalami kekeringan di desa Lamsie, kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu (24/1/2024). (Foto: ANTARA / AMPELSA/NZ.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTAIndonesia akan menghadapi sejumlah fenomena cuaca ekstrem mulai April 2026, yang diprediksi akan berdampak besar pada kondisi iklim dan ketahanan pangan nasional.

Profesor Riset di Pusat Penelitian Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Erma Yulihastin, mengungkapkan bahwa fenomena El Nino yang super kuat, ditambah dengan kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) positif dan pemanasan global, akan mengubah pola cuaca di Tanah Air secara signifikan.

El Nino 2026, yang diperkirakan akan memiliki intensitas lebih kuat dari tahun 2023, berpotensi meningkatkan suhu hingga 1,5–2 derajat Celsius.

Baca Juga:

"Kondisi ini akan memperburuk kemarau yang sudah terjadi dan mengancam banyak sektor, terutama pertanian, dengan kekeringan yang parah di beberapa wilayah," ujar Erma dalam unggahan di akun Instagram resminya, Kamis (19/3/2026).

Fenomena El Nino akan mempengaruhi Indonesia secara tidak merata. Wilayah selatan ekuator, termasuk Pulau Jawa, akan mengalami kekeringan yang cukup panjang, sedangkan daerah utara ekuator seperti Kalimantan Utara, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat justru diprediksi akan mengalami hujan ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir.

"El Nino menyebabkan perbedaan cuaca yang sangat signifikan, dengan beberapa wilayah di Indonesia merasakan hujan deras sementara yang lain terancam kekeringan," terang Erma.

Selain El Nino, kondisi IOD positif akan memperburuk situasi dengan mengurangi curah hujan secara drastis, terutama di wilayah Sumatera dan Jawa.

"Kondisi ini dapat memicu kebakaran hutan, kekeringan panjang, dan suhu yang sangat panas, yang dapat merusak ekosistem dan kehidupan masyarakat," lanjut Erma.

Namun, cuaca hujan diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir Maret 2026. Begitu memasuki April, pengurangan curah hujan akan semakin signifikan dan meningkatkan potensi kekeringan.

Pemanasan Global Perburuk Krisis Iklim

Penyebab utama pemanasan global yang memperburuk dampak El Nino adalah emisi gas rumah kaca, termasuk sulfur, nitrat, dan black carbon, yang terus meningkat akibat aktivitas manusia

. Erma menyoroti bahwa pembakaran batu bara dan hutan, serta kebakaran biomassa, menyumbang peningkatan suhu yang sangat signifikan.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mudik Gratis INALUM 2026, 140 Pemudik Berangkat ke Tiga Tujuan, Dapatkan Fasilitas Menarik untuk Perjalanan Lebih Nyaman
Pemerintah Pastikan Cadangan BBM Aman 28 Hari Jelang Idul Fitri 2026
Bank Indonesia Siapkan Langkah Antisipasi Gejolak Pasar Global Jelang Lebaran
Menaker Yassierli: Hubungan Industrial yang Sehat Memerlukan Kepedulian Manajemen dan Pekerja
Satu Pemudik Meninggal di Pelabuhan Gilimanuk, Kapolres Jembrana Beri Imbauan
Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda, MUI Imbau Masyarakat Tunggu Sidang Isbat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru