BREAKING NEWS
Minggu, 12 April 2026

Sampah RI Tembus 141 Ribu Ton per Hari, Pemerintah Siapkan WtE di 72 Daerah untuk Tekan Krisis

Dharma - Minggu, 12 April 2026 08:56 WIB
Sampah RI Tembus 141 Ribu Ton per Hari, Pemerintah Siapkan WtE di 72 Daerah untuk Tekan Krisis
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAMBI - Volume sampah nasional Indonesia kini mencapai sekitar 141 ribu ton per hari. Pemerintah pun menyiapkan berbagai strategi untuk menekan angka tersebut, salah satunya melalui pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi atau Waste-to-Energy (WtE).

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, proyek WtE akan dibangun di 72 kabupaten/kota sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi timbulan sampah hingga sekitar 4 ribu ton per hari.

"(Ada) 72 kabupaten/kota yang berkontribusi mengurangi sampah sampai kurang lebih 4 ribu ton per hari," ujar Hanif saat ditemui di Danau Sipin, Kota Jambi, Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga:

Meski demikian, masih terdapat sekitar 100 ribu ton sampah per hari yang belum tertangani melalui proyek tersebut. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah menyiapkan berbagai metode tambahan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah.

Beberapa metode yang akan diterapkan antara lain pengolahan refuse-derived fuel (RDF), biodigester, hingga sistem pengelolaan sampah skala lokal yang telah dikalibrasi oleh kementerian terkait.

"Sesuai arahan Presiden, dilakukan metodologi lain yang menyesuaikan karakteristik demografi di seluruh tanah air," jelasnya.

Hanif juga menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Menurutnya, sampah yang dipilah memiliki nilai ekonomi, sementara sampah yang tercampur justru menjadi beban biaya dan masalah lingkungan.

"Sampah yang dipilah sebagian akan menjadi berkah, sampah yang tidak dipilah akan menjadi musibah," tegasnya.

Saat ini, capaian pengelolaan sampah nasional baru mencapai 26 persen. Padahal, target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 63,41 persen pada tahun 2026.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan penghentian praktik pembuangan terbuka (open dumping) di seluruh Indonesia paling lambat Agustus 2026.*

(k/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Instruksikan Percepatan Program Sampah Jadi Energi Listrik di Kota Besar
Presiden Prabowo Bahas Proyek Pengelolaan Sampah Jadi Energi dengan Rosan Roeslani
Presiden Prabowo Targetkan Proyek Sampah Jadi Listrik Beroperasi dalam 2 Tahun untuk Atasi TPA Kelebihan Muatan
Menteri LH Tegaskan Bahaya Insinerator Mini: Lebih Baik Sampah Menggunung
Kolaborasi Pemkab Toba dan PT Hutahaean: Sampah Jadi Energi Terbarukan
Tangsel Tergenang Sampah, Eddy Soeparno Dorong Komposting dan Pemilahan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru