BREAKING NEWS
Rabu, 24 Juni 2026

Ribuan Buruh di Medan Turun ke Jalan, Sindir Acara Seremonial Pemerintah

- Jumat, 01 Mei 2026 16:30 WIB
Ribuan Buruh di Medan Turun ke Jalan, Sindir Acara Seremonial Pemerintah
Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatera Utara menggelar aksi long march dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Lapangan Merdeka Medan, Jumat, 1 Mei 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan buruh/" target="_blank">Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatera Utara menggelar aksi long march dalam peringatan Hari buruh/" target="_blank">Buruh Internasional di Medan, Sumatera Utara, Jumat, 1 Mei 2026.

Aksi dimulai dari Masjid Raya Al-Mashun menuju Lapangan Merdeka Medan.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan kritik terhadap kegiatan seremonial May Day yang digelar pemerintah di gedung resmi.

Baca Juga:

Pimpinan aksi AKBAR Sumut, Didi Herdianto, mengatakan sebagian buruh dari sejumlah daerah memilih tidak mengikuti acara seremonial tersebut karena menilai persoalan ketenagakerjaan belum terselesaikan secara adil.

"Hari ini kami turun ke jalan untuk menyatakan sikap bahwa banyak pekerja dari berbagai daerah tidak ikut kegiatan seremonial karena persoalan buruh masih belum ditangani secara adil," ujar Didi di Lapangan Merdeka.

Didi menyebut massa aksi berasal dari berbagai elemen, termasuk kelompok tani, pemuda, dan pekerja dari Batu Bara, Asahan, Labuhanbatu, Serdang Bedagai, hingga Langkat.

Mereka menilai masih terjadi berbagai pelanggaran hak buruh, termasuk dugaan pemberangusan serikat pekerja.

Menurut dia, sejumlah kasus pemberangusan serikat pekerja bahkan telah sampai ke tingkat Mahkamah Agung, namun belum sepenuhnya dijalankan.

Ia menilai hal tersebut menunjukkan lemahnya penegakan hukum terhadap perlindungan buruh.

Selain itu, massa aksi juga menyoroti lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap perusahaan.

Mereka menilai masih ditemukan praktik upah di bawah ketentuan serta keberpihakan pengawasan yang tidak seimbang.

"Pengawasan dinas belum maksimal dan masih banyak ketimpangan upah yang terjadi di lapangan," kata Didi.

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
May Day 2026, Prabowo Umumkan “Kado” Kebijakan Besar untuk Buruh Indonesia!
Whoosh dan Ilusi Efisiensi: Ketika Negara Dipaksa Menanggung Beban Kegagalan
Apartemen di Medan Jadi Gudang Vape Narkoba, Polisi Kejar Pengendali Jaringan
Di Hadapan Buruh, Bobby Nasution Sentil Sistem Layanan BPJS Kesehatan: Mereka Ongkang-ongkang Kaki Saja
May Day 2026, Wali Kota Rico Waas Beberkan 11 Janji untuk Kesejahteraan Buruh Medan
May Day 2026 di Medan: Buruh Geruduk Kantor Gubsu, Tagih Janji Bobby Nasution
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru