Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Minggu 28 Juni 2026: Seluruh Wilayah Cerah Berawan
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Bali akan mengalami cuaca cer
NASIONAL
JAKARTA – Wacana pembentukan tim asesor aktivis HAM yang disampaikan Menteri HAM menuai kritik dari kalangan legislatif. Anggota Komisi XIII DPR RI dari PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, menilai rencana tersebut berpotensi menimbulkan persoalan baru.
Menurut Andreas, pembentukan tim asesor untuk menentukan siapa yang layak disebut sebagai aktivis HAM justru dapat menjadi alat legitimasi yang berisiko melindungi pelanggar HAM.
"Pernyataan itu agak aneh dan berpotensi menjadi alat melindungi pelanggar HAM," ujarnya, Sabtu (2/5/2026).Baca Juga:
Ia menilai, selama ini pelanggar HAM umumnya berasal dari kelompok yang memiliki kekuasaan, akses finansial, dan kekuatan tertentu. Sementara itu, aktivis HAM justru lahir dari masyarakat sipil dengan keterbatasan akses terhadap kekuasaan.
"Ketika aktivis HAM melakukan pembelaan, modalnya adalah kemanusiaan dan keberanian. Di mana posisi pemerintah?" katanya.
Andreas menegaskan, pemerintah seharusnya berperan sebagai pelindung masyarakat dari ancaman pelanggaran HAM, bukan justru menjadi pihak yang menentukan legitimasi aktivis HAM.
Sebelumnya, Menteri HAM Natalius Pigai mengungkapkan rencana pembentukan tim asesor yang bertugas menyeleksi dan menentukan status aktivis atau pembela HAM.
Pigai menjelaskan, tim tersebut nantinya akan berada di bawah lembaga seperti Komnas HAM, Komnas Perempuan, hingga komisi lain sesuai dengan bidang kasus yang ditangani.
Menurutnya, keberadaan tim asesor diperlukan untuk menghindari penyalahgunaan status sebagai aktivis HAM, terutama setelah adanya rencana perlindungan hukum bagi pembela HAM dalam undang-undang yang akan datang.
"Semua orang bisa mengklaim sebagai pembela HAM, maka perlu ada seleksi berdasarkan kriteria yang jelas," kata Pigai.
Meski demikian, wacana tersebut masih menuai pro dan kontra, terutama terkait potensi intervensi negara dalam menentukan independensi aktivis HAM di Indonesia.*
(d/dh)
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Bali akan mengalami cuaca cer
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Jawa Barat pada Minggu, 28 Juni
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Daerah Khusus Jakarta berpotensi menga
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Aceh akan mengalami hujan ringan
NASIONAL
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Utara akan diguyur huj
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mulai mengambil langkah tegas untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) y
PARIWISATA
PARAPAT Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sulaiman Harahap, menegaskan pentingnya kemitraan antara pemeri
PEMERINTAHAN
PARAPAT Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengapresiasi komitmen Forum Wartawan Pemprov Sumatera Utara (FWP) dalam memperkuat penye
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU Video yang menarasikan satu kompi anggota TNI membawa belasan ekor sapi milik warga di Desa Sei Siarti, Kecamatan Panai Teng
PERISTIWA