BREAKING NEWS
Rabu, 24 Juni 2026

Prabowo Sentil Penolak MBG: Perut Lapar Tak Diisi, Bisa Berujung Maut

Nurul - Rabu, 24 Juni 2026 13:57 WIB
Prabowo Sentil Penolak MBG: Perut Lapar Tak Diisi, Bisa Berujung Maut
Presiden Prabowo Subianto, saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

GORONTALO Presiden Prabowo Subianto menanggapi pihak-pihak yang masih mempertanyakan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya anak-anak, merupakan hal yang paling mendasar dan tidak bisa ditunda.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Saat berpidato, perhatian Prabowo tertuju pada sejumlah anak yang membawa spanduk bertuliskan "Indonesia Sehat Bersama MBG".

Melihat hal itu, Prabowo langsung menyinggung adanya pihak yang tidak setuju dengan program unggulan pemerintah tersebut. Ia meminta pihak yang menolak MBG untuk datang langsung dan mendengar pandangan masyarakat, khususnya petani, nelayan, dan anak-anak penerima manfaat.

Baca Juga:

"Ada juga yang tidak setuju MBG. Harusnya mereka datang ke sini, tanya petani, nelayan, MBG perlu atau tidak. Tanya anak-anak, MBG perlu atau tidak," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, tidak ada persoalan yang lebih mendesak dibandingkan memastikan masyarakat terbebas dari kelaparan. Ia menilai kebutuhan pangan merupakan fondasi utama sebelum membicarakan persoalan lainnya.

Prabowo juga menyoroti adanya pandangan yang menyebut masih banyak persoalan yang lebih penting dibanding program makan bergizi. Namun ia menegaskan bahwa perut lapar harus menjadi perhatian utama.

"Saya kira tidak ada yang lebih genting dari perut lapar. Orang perut lapar kalau tidak segera diisi, dia bisa mati," tegasnya.

Selain itu, Prabowo mengingatkan mengenai ancaman krisis pangan global yang diperkirakan masih membayangi sejumlah negara. Ia mengutip peringatan lembaga internasional yang menyebut jumlah masyarakat dunia yang mengalami kelaparan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, Prabowo menyebut Indonesia berada dalam posisi yang lebih baik karena mulai mampu meningkatkan produksi pangan nasional. Bahkan, menurutnya, Indonesia saat ini telah mulai membantu sejumlah negara yang mengalami kekurangan pasokan pangan.

Ia berharap program MBG dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memastikan generasi muda Indonesia tumbuh sehat dan produktif.* (d/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Blak-blakan soal 4 Kali Kalah Pemilu: Rasanya Tidak Enak
Di Gorontalo, Prabowo Singgung Aktor di Balik Demo: Saya Tahu Semuanya
Prabowo Terima Lencana Emas dari KTNA di Gorontalo, Petani-Nelayan Beri Apresiasi Tertinggi
Prabowo Singgung Fenomena Unik: Cuma di Indonesia Polisi dan TNI Urus Pertanian
Prabowo Cerita Kedekatan dengan Petani dan Nelayan Sejak Masih Jadi Prajurit
Naik Maung Putih, Prabowo Disambut Meriah Ribuan Petani dan Nelayan di Gorontalo
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru