"Insya Allah Hadir," Jokowi Pastikan Datang ke Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT RI
SOLO Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan akan menghadiri Upacara Peringatan HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ista
NASIONAL
JAKARTA — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) masih mendalami permohonan perlindungan justice collaborator (JC) yang diajukan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua LPSK, Achmadi, mengatakan permohonan yang diajukan Sony telah diterima dan saat ini masih berada dalam tahap penelaahan oleh tim LPSK.
"Ya, ada yang mengajukan permohonan kepada LPSK dan saat ini masih dalam penelaahan," ujar Achmadi kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).Baca Juga:
Menurutnya, LPSK akan melakukan pendalaman terhadap substansi permohonan tersebut sebelum mengambil keputusan. Selain itu, koordinasi dengan pihak-pihak terkait juga akan dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai perkara yang sedang ditangani.
Achmadi menjelaskan, pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah permohonan Sony layak diterima atau tidak. Termasuk terkait keputusan Kejaksaan Agung yang sebelumnya menolak pengajuan status justice collaborator dari tersangka kasus MBG tersebut.
"Terkait penolakan itu tentu akan menjadi bagian dari pendalaman, tetapi saat ini kami masih fokus melakukan kajian terhadap permohonan yang masuk," katanya.
Ia menegaskan bahwa prinsip dan ketentuan mengenai justice collaborator yang digunakan LPSK pada dasarnya sama dengan regulasi yang berlaku di institusi penegak hukum lainnya.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menolak permohonan justice collaborator yang diajukan Sony Sonjaya. Penyidik menilai Sony merupakan pelaku utama dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis sehingga tidak memenuhi syarat untuk memperoleh status tersebut.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, menyebut salah satu syarat utama justice collaborator adalah bukan pelaku utama dan bersedia mengakui perbuatannya.
Menurut penyidik, hingga proses pemeriksaan berlangsung, Sony belum dianggap mengakui perbuatannya sebagaimana dugaan tindak pidana yang disangkakan. Karena itu, Kejagung memutuskan menolak permohonan JC yang diajukan.
Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis hingga kini masih terus dikembangkan oleh penyidik Kejaksaan Agung dengan sejumlah tersangka yang telah ditetapkan.* (in/dh)
SOLO Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan akan menghadiri Upacara Peringatan HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ista
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana pemerintah menggunakan sebagian keuntungan Badan Pengelola Investasi
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan perkara penghinaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden tidak dapat diproses hanya berdasark
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) diminta mengambil alih penanganan dugaan penyimpangan pembangunan 2.100 rumah bagi eks pejuang Timor
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah menargetkan perbaikan dan renovasi bangunan sekolah rusak di berbagai daerah rampung paling lama dalam dua tahun. Pem
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepercayaan dan kelelua
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong penguatan kerja sama antarprovinsi di Pulau Sumatera untuk mempercepa
PEMERINTAHAN
NIAS SELATAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk terus memper
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sultan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) melanjutkan pemeriksaan perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jampidsus Ke
HUKUM DAN KRIMINAL