Angka Lulusan SMA yang Kuliah Masih Rendah, UGM Minta Pemerintah Perluas Beasiswa
JAKARTA Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Wening Udasmoro, meminta pemerintah memperluas jangkauan program beasiswa agar lebih
PENDIDIKAN
BATAM – Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PB ISMI) akan menyelenggarakan The 1st International Conference on The Strait of Malacca (ICSM 2026) atau Konferensi Internasional Pertama tentang Selat Malaka pada 23-24 September 2026 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Rencana penyelenggaraan konferensi internasional tersebut diumumkan PB ISMI dalam konferensi pers di Kantor PB ISMI, Jalan Pepaya, Medan, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan ini digagas setelah koordinasi dengan International Maritime Organization (IMO) dan diharapkan menjadi forum strategis untuk membahas masa depan Selat Malaka dari berbagai perspektif.Baca Juga:
Konferensi akan mengangkat tema besar "Menilai Masa Depan Selat Malaka: Regulasi Global IMO, Ekonomi Biru, dan Keberadaan Masyarakat Adat Laut dan Pesisir".
Ketua Harian PB ISMI Prof. Ilmi Abdullah, Sekretaris Jenderal Dr. Yanhar Djamaluddin, Bendahara Umum Dr. Wardayani, serta Ketua Panitia Tengku Ryo menjelaskan bahwa konferensi akan membahas empat tema utama.
Tema pertama adalah IMO Global Regulations yang membahas bagaimana standar dan regulasi global dapat diterapkan untuk menjaga keberlanjutan Selat Malaka.
Tema kedua yakni Blue Economy atau Ekonomi Biru yang fokus pada inovasi, ketahanan ekonomi, dan pembangunan kelautan berkelanjutan.
Tema ketiga adalah Marine & Coastal Indigenous Peoples yang membahas pengakuan, perlindungan, dan hak hidup masyarakat adat laut serta pesisir yang selama ini menjadi bagian penting ekosistem Selat Malaka.
Sementara tema keempat, Sustainability For The Future, akan membahas berbagai gagasan dan aksi kolaboratif guna menjaga keberlanjutan kawasan Selat Malaka untuk generasi mendatang.
PB ISMI membuka kesempatan bagi akademisi, peneliti, praktisi, pemerhati kemaritiman, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap isu kelautan dan pesisir untuk mengirimkan makalah sekaligus menjadi peserta konferensi.
Panitia menetapkan masa pengajuan makalah berlangsung mulai 25 Juni hingga 1 September 2026.
Sementara surat penerimaan makalah atau Letter of Acceptance (LoA) akan diterbitkan mulai 1 Juli hingga 20 September 2026.
Ketua Panitia ICSM 2026, Tengku Ryo, mengatakan hingga saat ini sejumlah peserta dari Malaysia dan Turki telah mendaftarkan diri.
Panitia juga menargetkan keikutsertaan peserta dari Singapura, Thailand, Amerika Serikat, dan Australia.
Dari dalam negeri, peserta diharapkan berasal dari berbagai wilayah yang memiliki keterkaitan dengan kawasan Selat Malaka, seperti Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Bengkulu, Sumatera Utara, serta daerah lainnya.
"Kita sengaja membuka konferensi ini pada tanggal 23 September, sebab tanggal tersebut adalah juga merupakan Hari Maritim Nasional kita," ujar Tengku Ryo.
Menurut Prof. Ilmi Abdullah, konferensi ini lahir dari keprihatinan terhadap berbagai ancaman yang dihadapi kawasan Selat Malaka, mulai dari degradasi lingkungan pesisir hingga tantangan sosial dan ekonomi masyarakat maritim.
Melalui forum internasional tersebut, PB ISMI berharap lahir berbagai rekomendasi dan solusi strategis yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah maupun lembaga internasional dalam menjaga keberlanjutan kawasan Selat Malaka.
"Nantinya, gagasan atau rumusan hasil konferensi ini akan dijadikan rekomendasi untuk disampaikan kan baik kepada pihak IMO, maupun kepada Pemerintah Indonesia, sekurangnya sebagai upaya ISMI memberikan sumbangan pemikiran untuk penataan yang baik dan berkelanjutan dari berbagai aspek, untuk kawasan Selat Malaka," tambah Dr. Yanhar.
PB ISMI menilai Selat Malaka memiliki posisi strategis sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.
Karena itu, diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk memastikan kawasan tersebut tetap menjadi ruang maritim yang aman, produktif, dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir maupun dunia internasional.* (ad)
JAKARTA Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Wening Udasmoro, meminta pemerintah memperluas jangkauan program beasiswa agar lebih
PENDIDIKAN
JAKARTA Advokat senior Hotman Paris Hutapea mengaku pernah dihubungi seseorang yang disebutnya sebagai orang dekat Solo setelah mengun
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Sejumlah elemen mahasiswa di Kota Binjai menilai DPRD Binjai tidak menunjukkan keberpihakan terhadap aspirasi masyarakat.Penilaia
NASIONAL
JAKARTA Sidang kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kuasa hukum Direktur Utama PT Prima Alloy Steel Universal (PASU) Tbk, Djoko Sutrisno, Willyam Raja D. Halawa, menyebut hubungan bi
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80, Polda Aceh menggelar upacara dan tabur bunga di perairan Pelabuhan Malahayati,
NASIONAL
BATU BARA Aliansi Pemuda Desa Bersatu (APDESU) melaporkan dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan Sistem P
HUKUM DAN KRIMINAL
LHOKSEUMAWE Korem 011/Lilawangsa menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid AlFitrah Korem 011/Lilawangsa,
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Fraksi Partai Gerindra di DPR RI menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gi
POLITIK