BREAKING NEWS
Sabtu, 27 Juni 2026

Istana Buka Arah Pengembangan Kendaraan Nasional, Ahli Otomotif Diajak Gabung

Dharma - Sabtu, 27 Juni 2026 12:51 WIB
Istana Buka Arah Pengembangan Kendaraan Nasional, Ahli Otomotif Diajak Gabung
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah membuka peluang bagi lebih banyak tenaga ahli untuk terlibat dalam pengembangan mobil dan motor nasional. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin memperkuat kemandirian industri otomotif Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten agar pengembangan kendaraan nasional dapat berjalan dan memiliki daya saing di pasar.

"Iya tadi salah satu yang disinggung. Kita berharap makin banyak tenaga-tenaga ahli terampil di bidang yang kita kehendaki untuk bergabung mengembangkan mobil nasional kita dan motor nasional," kata Prasetyo usai menghadiri kegiatan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga:

Menurut Prasetyo, pengembangan kendaraan nasional telah lama menjadi pembahasan pemerintah. Isu tersebut kembali disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat berbicara dalam Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 bersama para rektor dan akademisi.

Ia menegaskan, perguruan tinggi dan lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam mencetak tenaga ahli yang mampu mendukung industri otomotif nasional.

Saat ditanya mengenai arah pengembangan kendaraan nasional, Prasetyo mengungkapkan pemerintah kemungkinan besar akan memprioritaskan kendaraan listrik.

"Tapi memang kemungkinan besar arahnya ke mobil maupun motor listrik," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mempertanyakan mengapa Indonesia belum memiliki mobil buatan sendiri meski telah merdeka selama puluhan tahun. Padahal, pasar otomotif nasional dinilai sangat besar dengan penjualan kendaraan yang mencapai jutaan unit setiap tahun.

Prabowo juga menilai Indonesia sudah mulai bergerak menuju kemandirian industri otomotif. Menurutnya, kendaraan dapat dikategorikan sebagai produk nasional apabila memiliki tingkat kandungan lokal sekitar 65 hingga 70 persen.

Pemerintah berharap kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan para ahli mampu mempercepat lahirnya kendaraan nasional yang kompetitif sekaligus memperkuat industri otomotif dalam negeri.* (k/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Gelar Seleksi Finalis Duta GenRe 2026, Siapkan Remaja Jadi Agen Perubahan
Rico Waas Tinjau Replika Rumah Adat Batak yang Terbakar, Pemko Medan Segera Lakukan Perbaikan
Bupati Asahan Resmi Buka Turnamen Sepak Bola HUT Bhayangkara ke-80, 16 Tim Siap Berlaga
Satgas PRR Minta Sinkronisasi Pemulihan Pascabencana, Tito Karnavian: Jangan Ada yang Ditinggalkan
RE Nainggolan Apresiasi Respons Cepat Bobby Nasution Bantu Kepulangan Kontingen Pesparawi Sumut: Bentuk Kepedulian yang Luar Biasa
Prabowo: Gaduh, Bakar-bakar, dan Anarki Tak Akan Membawa Bangsa Menuju Kesejahteraan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru