Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Pemerintah membuka peluang bagi lebih banyak tenaga ahli untuk terlibat dalam pengembangan mobil dan motor nasional. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin memperkuat kemandirian industri otomotif Indonesia.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten agar pengembangan kendaraan nasional dapat berjalan dan memiliki daya saing di pasar.
"Iya tadi salah satu yang disinggung. Kita berharap makin banyak tenaga-tenaga ahli terampil di bidang yang kita kehendaki untuk bergabung mengembangkan mobil nasional kita dan motor nasional," kata Prasetyo usai menghadiri kegiatan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Baca Juga:
Menurut Prasetyo, pengembangan kendaraan nasional telah lama menjadi pembahasan pemerintah. Isu tersebut kembali disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat berbicara dalam Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 bersama para rektor dan akademisi.
Ia menegaskan, perguruan tinggi dan lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam mencetak tenaga ahli yang mampu mendukung industri otomotif nasional.
Saat ditanya mengenai arah pengembangan kendaraan nasional, Prasetyo mengungkapkan pemerintah kemungkinan besar akan memprioritaskan kendaraan listrik.
"Tapi memang kemungkinan besar arahnya ke mobil maupun motor listrik," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mempertanyakan mengapa Indonesia belum memiliki mobil buatan sendiri meski telah merdeka selama puluhan tahun. Padahal, pasar otomotif nasional dinilai sangat besar dengan penjualan kendaraan yang mencapai jutaan unit setiap tahun.
Prabowo juga menilai Indonesia sudah mulai bergerak menuju kemandirian industri otomotif. Menurutnya, kendaraan dapat dikategorikan sebagai produk nasional apabila memiliki tingkat kandungan lokal sekitar 65 hingga 70 persen.
Pemerintah berharap kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan para ahli mampu mempercepat lahirnya kendaraan nasional yang kompetitif sekaligus memperkuat industri otomotif dalam negeri.* (k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.