BREAKING NEWS
Kamis, 11 Juni 2026

Kematian Mahasiswa UKI, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya, Miras dan Cekcok Jadi Fokus Utama

Adelia Syafitri - Minggu, 09 Maret 2025 12:04 WIB
Kematian Mahasiswa UKI, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya, Miras dan Cekcok Jadi Fokus Utama
Kasus kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) masih dalam penyelidikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Kasus kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kenzha Ezra Walewangko (22), masih dalam penyelidikan kepolisian.

Polisi Polres Metro Jakarta Timur terus mengungkap rangkaian kejadian yang mengarah pada tewasnya Kenzha di lingkungan kampus.

Sejauh ini, pihak kepolisian mencurigai bahwa Kenzha sempat mengonsumsi minuman keras bersama teman-temannya sebelum ditemukan tewas.

Keterangan dari saksi, EFW (23), mengungkapkan bahwa pada Selasa (4/3/2025), sekitar pukul 16.30 WIB, EFW bersama dua temannya mengonsumsi arak Bali di sekitar kampus.

Setengah jam setelah itu, EFW bertemu dengan Kenzha yang menanyakan tujuannya, dan mereka berdua pun melanjutkan pesta minuman keras di taman perpustakaan UKI.

Pada pukul 18.00 WIB, terjadi cekcok mulut antara Kenzha dan teman-temannya.

Meskipun suasana sempat mereda, perselisihan kembali terjadi pada pukul 19.30 WIB.

Saat itu, petugas keamanan kampus turut melerai keributan tersebut.

EFW kemudian mengantar Kenzha keluar kampus, tetapi saat tiba di pintu keluar, Kenzha malah berlari ke arah pagar sambil berteriak dan mengoyak pagar hingga akhirnya terjatuh bersama pagar itu.

Kenzha ditemukan dalam kondisi mengeluarkan darah dari wajah dan hidungnya.

Ia segera dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) UKI namun dinyatakan meninggal dunia.

Polisi telah mengamankan rekaman CCTV dari lokasi pertama kejadian, namun sayangnya tidak ada CCTV yang merekam kejadian saat Kenzha terjatuh.

Pihak kepolisian masih menganalisis apakah kematian ini disebabkan oleh kecelakaan, tindak pidana, atau pengeroyokan.

Sampai saat ini, 18 saksi telah diperiksa, termasuk 13 mahasiswa dan 4 petugas keamanan kampus.

Barang bukti yang telah dikumpulkan adalah botol bekas minuman keras, patahan pagar, dan batu.

Polisi juga mengungkapkan bahwa Kenzha mengalami luka di bagian kepala, namun penyebab pasti luka tersebut masih dalam penyelidikan.

Rektor UKI, Dhaniswara K. Harjono, menjelaskan bahwa pihak kampus tidak memantau kegiatan minum keras yang dilakukan oleh Kenzha dan teman-temannya karena kejadian tersebut terjadi sebelum jam malam kampus yang dimulai pukul 21.00 WIB.

Kampus UKI memastikan akan melakukan evaluasi dan memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh polisi untuk mengungkap penyebab kematian Kenzha dan siapa saja yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

(tb/a)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru