"Pesan saya, tidak boleh melibatkan anak-anak di bawah umur yang statusnya masih pelajar dalam kegiatan orang dewasa, menggunakan kendaraan bermotor, dimobilisasi malam hari, dan lainnya. Karena itu bukan hak mereka," tutupnya.
Dengan pertemuan ini, KDM berharap aspirasi suporter tetap bisa disuarakan secara santun dan bertanggung jawab, serta warisan sepak bola Subang tetap dijaga oleh orang-orang yang benar-benar peduli.*