BREAKING NEWS
Kamis, 19 Maret 2026

6 Pemain Naturalisasi Tanpa Klub, Media Korea Sebut PSSI Pengkhianat Usai Pecat Shin Tae-yong

- Minggu, 22 Juni 2025 20:02 WIB
6 Pemain Naturalisasi Tanpa Klub, Media Korea Sebut PSSI Pengkhianat Usai Pecat Shin Tae-yong
Shin Tae-yong ex pelatih tim nasional Indonesia (foto: bolacom)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Situasi sebagian pemain naturalisasi Timnas Indonesia tengah menjadi sorotan media asing. Setidaknya enam pemain yang diproyeksikan menjadi andalan Garuda saat ini berstatus tanpa klub, memicu kekhawatiran akan kesiapan mereka menjelang laga krusial.

Meski belum disebutkan semua nama oleh media internasional, berdasarkan catatan kebijakan naturalisasi dan pergerakan pemain, berikut adalah beberapa yang saat ini tanpa klub:

Thom Haye: Gelandang naturalisasi kelahiran Belanda ini – pernah memperkuat klub-klub Eredivisie dan Almere City – kini tidak berafiliasi dengan klub mana pun usai kontraknya habis Juni 2025.

Justin Hubner: Bek yang sempat dipinjamkan ke Cerezo Osaka, juga berstatus free agent sejak akhir musim terakhir di Inggris.

Ole Romeny: Meski tampil mengesankan bersama Timnas—mencetak gol di laga melawan Australia, Bahrain, dan China—perubahannya ke status WNI pada Februari 2025 tak diiringi kontrak baru di klub.

Pemain lain seperti Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, dan Ragnar Oratmangoen juga masuk radar meski beberapa masih bertahan. Total enam nama tanpa klub menjadi bahasan media asing, khususnya di Asia Tenggara.

Laporan dari media Vietnam menyebut PSSI diuntungkan "dengan jurus baru" berupa naturalisasi untuk tantang China dan Vietnam.

Namun, komentar di forum internasional mengkritik ketergantungan ini:

"It showed that Indonesia's local players have a lot of catching up to do…"

Media Singapura juga mempertanyakan apakah pendekatan ini lebih untuk kebanggaan ketimbang hasil jangka panjang.

Keberadaan pemain naturalisasi tanpa klub dapat menimbulkan beberapa risiko:

Kebugaran dan menit bermain menurun, karena tidak ada aktivitas klub.

Pemilihan skuad sulit, akibat tak ada performa yang terukur.

Pertanyaan mengenai efektivitas strategi naturalisasi jangka panjang, seperti diungkap pengamat di Singapura.

Meski demikian, PSSI dan pelatih Patrick Kluivert tetap optimis. Erick Thohir sebelumnya menyatakan naturalisasi selama sesuai aturan FIFA, dan semua pemain memiliki darah Indonesia.

Media asing kini mengangkat isu krusial: apakah strategi naturalisasi, ketika sebagian pemain tanpa klub, benar-benar membawa keuntungan? Pemain seperti Haye, Hubner, dan Romeny punya kemampuan jelas, tetapi konsistensi dan kesiapan menjadi pertanyaan menjelang laga kualifikasi mendatang.

(sr/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru