Berawal dari situasi sepak pojok setelah peluang Clayton Da Silva ditepis kiper Dicky, bola liar di dalam kotak penalti langsung disambar Cadenazzi dengan sepakan terarah. Tuan rumah pun unggul cepat.
Gol kilat itu membuat tempo pertandingan meningkat.
Sumsel United mencoba merespons dengan membangun serangan dari lini tengah melalui Rachmad Hidayat dan Irwanto Bajo. Pada menit ke-30, peluang emas sempat didapat Kurniawan Karman, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang.
PSMS sendiri tetap agresif. Cadenazzi nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-10 melalui skema serangan cepat, tetapi penyelesaian akhirnya masih mampu diamankan penjaga gawang lawan.
Menjelang turun minum, tekanan Sumsel United meningkat. Diego dua kali mengancam gawang PSMS pada menit ke-39 dan 45.
Namun, kiper Reky Rahayu tampil sigap menjaga keunggulan tim tuan rumah.
Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor tetap bertahan 1-0 untuk PSMS. Meski unggul, tekanan yang ditunjukkan tim tamu menjadi catatan bagi tuan rumah untuk menjaga konsistensi permainan pada babak kedua.*
(tm/dh)
Editor
: Dharma
Start Menggila di Kandang Sendiri, PSMS Medan Unggul Cepat dan Paksa Sumsel United Kerja Keras