BREAKING NEWS
Senin, 19 Oktober 2026

PSMS Medan Gagal Menang di Menit Akhir, Ditahan Semen Padang 1-1

Dharma - Sabtu, 17 Oktober 2026 20:46 WIB
PSMS Medan Gagal Menang di Menit Akhir, Ditahan Semen Padang 1-1
PSMS Medan melawan Semen Padang FC dalam laga Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu sore, 17 Oktober 2026, dengan kick-off pukul 15.30 WIB. (foto: Jamaldi Jamaldi/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BEKASI — PSMS Medan harus puas berbagi poin dengan Semen Padang FC setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.

Gol penyama kedudukan pada masa tambahan waktu membuat kemenangan yang sudah di depan mata lepas dari genggaman tim berjuluk Ayam Kinantan.

Pertandingan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu sore, 17 Oktober 2026, dengan kick-off pukul 15.30 WIB.

Baca Juga:

Kedua tim tampil relatif berimbang sepanjang babak pertama.

PSMS Medan dan Semen Padang FC sama-sama berusaha membangun serangan, tetapi belum mampu mencetak gol hingga turun minum. Skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih terbuka.

Kedua tim saling melancarkan serangan untuk memecah kebuntuan dan mengamankan poin penuh.

PSMS akhirnya memimpin pada menit ke-90+3 melalui striker asal Spanyol, Javier Siverio.

Ia memanfaatkan bola muntah hasil sepakan M. Zaki Alim yang membentur mistar gawang Semen Padang.

Gol tersebut sempat membuka peluang bagi PSMS untuk mengamankan kemenangan di kandang.

Namun, keunggulan itu tidak bertahan hingga peluit akhir.

Semen Padang FC menyamakan kedudukan pada menit ke-90+14 melalui Ari Maring.

Ia melepaskan tandukan dari luar kotak penalti, dan bola meluncur masuk ke gawang PSMS setelah gagal dihalau kiper M. Natshir.

Gol pada penghujung pertandingan tersebut membuat PSMS harus rela kehilangan dua poin yang hampir mereka amankan. Laga pun berakhir dengan skor 1-1.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengaku bersyukur timnya dapat menjalani pertandingan tersebut.

Meski begitu, ia menyayangkan kegagalan para pemain mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

"Kita sempat unggul, di menit akhir kita kebobolan. Sangat disayangkan, tapi inilah sepak bola," sebut Eko Purdjianto seusai pertandingan.

Eko menegaskan, konsentrasi pemain menjadi salah satu aspek yang perlu diperbaiki.

Menurut dia, fokus harus dijaga sejak awal pertandingan hingga peluit akhir, termasuk ketika tim sedang unggul.

"Kita tanamkan ke pemain harus fokus sepanjang pertandingan sampai menit terakhir. Ke depannya akan kita perbaiki untuk menghadapi PSIS Semarang," ujarnya.

Eko juga menyoroti situasi menjelang terciptanya gol penyama kedudukan.

Ia mengatakan pertandingan sempat terhenti cukup lama akibat insiden yang melibatkan kiper Semen Padang.

"Gol terjadi saat insiden kiper cedera. Tadi pemain saat insiden pertandingan sempat berhenti lama. Makanya, di awal pertandingan itu saya selalu beritahu ke pemain bahwa harus fokus dari menit awal sampai akhir," jelasnya.

Evaluasi tersebut menjadi perhatian PSMS menjelang pertandingan berikutnya melawan PSIS Semarang.

Tim pelatih perlu memperbaiki konsentrasi dan koordinasi pemain agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Bek PSMS Medan, Azis Hutagalung, juga menyampaikan kekecewaan atas hasil pertandingan.

Ia mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya, meskipun kemenangan yang hampir diraih akhirnya lepas pada menit-menit akhir.

"Kami mengapresiasi semua teman-teman yang berjuang dari awal hingga akhir pertandingan. Tadi kita hampir menang, tapi inilah sepak bola, menit terakhir yang menentukan," ujar Azis.

Azis berharap hasil imbang tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemain.

Menurut dia, menjaga fokus sepanjang pertandingan merupakan hal penting agar tim tidak kembali kehilangan poin akibat kelengahan pada penghujung laga.

"Pertandingan ini tentunya jadi pembelajaran bagi kami agar lebih fokus lagi dari awal sampai akhir pertandingan," tambahnya.

Tambahan satu poin dari pertandingan melawan Semen Padang FC belum mengubah posisi PSMS Medan di peringkat ketiga klasemen sementara Pegadaian Championship 2026/2027.

Ayam Kinantan kini mengoleksi 11 poin.

Posisi tersebut masih berpotensi berubah bergantung pada hasil pertandingan tim-tim lain pada pekan keenam kompetisi.

Bagi PSMS, hasil imbang ini menjadi pengingat bahwa keunggulan hingga menit-menit akhir belum menjamin kemenangan.

Eko Purdjianto dan anak asuhnya kini harus segera melakukan evaluasi sebelum menghadapi PSIS Semarang, dengan target memperbaiki performa dan kembali meraih hasil maksimal.* (vi/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Abdul Khair Percayakan ABPEDNAS Medan kepada Ricky Sembiring, Fokus Perkuat Organisasi
HiLo Gelar Lari Bersama Lima Komunitas di Medan, Luncurkan HiLo AM dan PM Protein
Kabut Asap Paksa Siswa di Medan Belajar dari Rumah, DPR Usul MBG Tetap Jalan
Bansos PKH Terhenti karena Anak Terindikasi Judol, Pemko Medan Jelaskan Solusinya
Warga Bayar Iuran Sampah Rp27.500 Masih Diminta Uang Ekstra, Rico Waas: Oknum Pungli Kita Copot dan Pecat!
Rico Waas Dorong Sekolah Rakyat Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru