Iskandar Muda Hasibuan: Pilpres 2029 Bukan Sekadar Elektabilitas, tetapi Ujian Kepercayaan Publik
BANDA ACEH Pemilihan Presiden 2029 dinilai tidak cukup dibaca melalui angka elektabilitas dan perubahan dukungan terhadap para tokoh pol
POLITIK
BEKASI — PSMS Medan harus puas berbagi poin dengan Semen Padang FC setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.
Gol penyama kedudukan pada masa tambahan waktu membuat kemenangan yang sudah di depan mata lepas dari genggaman tim berjuluk Ayam Kinantan.
Pertandingan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu sore, 17 Oktober 2026, dengan kick-off pukul 15.30 WIB.Baca Juga:
Kedua tim tampil relatif berimbang sepanjang babak pertama.
PSMS Medan dan Semen Padang FC sama-sama berusaha membangun serangan, tetapi belum mampu mencetak gol hingga turun minum. Skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih terbuka.
Kedua tim saling melancarkan serangan untuk memecah kebuntuan dan mengamankan poin penuh.
PSMS akhirnya memimpin pada menit ke-90+3 melalui striker asal Spanyol, Javier Siverio.
Ia memanfaatkan bola muntah hasil sepakan M. Zaki Alim yang membentur mistar gawang Semen Padang.
Gol tersebut sempat membuka peluang bagi PSMS untuk mengamankan kemenangan di kandang.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan hingga peluit akhir.
Semen Padang FC menyamakan kedudukan pada menit ke-90+14 melalui Ari Maring.
Ia melepaskan tandukan dari luar kotak penalti, dan bola meluncur masuk ke gawang PSMS setelah gagal dihalau kiper M. Natshir.
Gol pada penghujung pertandingan tersebut membuat PSMS harus rela kehilangan dua poin yang hampir mereka amankan. Laga pun berakhir dengan skor 1-1.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengaku bersyukur timnya dapat menjalani pertandingan tersebut.
Meski begitu, ia menyayangkan kegagalan para pemain mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
"Kita sempat unggul, di menit akhir kita kebobolan. Sangat disayangkan, tapi inilah sepak bola," sebut Eko Purdjianto seusai pertandingan.
Eko menegaskan, konsentrasi pemain menjadi salah satu aspek yang perlu diperbaiki.
Menurut dia, fokus harus dijaga sejak awal pertandingan hingga peluit akhir, termasuk ketika tim sedang unggul.
"Kita tanamkan ke pemain harus fokus sepanjang pertandingan sampai menit terakhir. Ke depannya akan kita perbaiki untuk menghadapi PSIS Semarang," ujarnya.
Eko juga menyoroti situasi menjelang terciptanya gol penyama kedudukan.
Ia mengatakan pertandingan sempat terhenti cukup lama akibat insiden yang melibatkan kiper Semen Padang.
"Gol terjadi saat insiden kiper cedera. Tadi pemain saat insiden pertandingan sempat berhenti lama. Makanya, di awal pertandingan itu saya selalu beritahu ke pemain bahwa harus fokus dari menit awal sampai akhir," jelasnya.
Evaluasi tersebut menjadi perhatian PSMS menjelang pertandingan berikutnya melawan PSIS Semarang.
Tim pelatih perlu memperbaiki konsentrasi dan koordinasi pemain agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Bek PSMS Medan, Azis Hutagalung, juga menyampaikan kekecewaan atas hasil pertandingan.
Ia mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya, meskipun kemenangan yang hampir diraih akhirnya lepas pada menit-menit akhir.
"Kami mengapresiasi semua teman-teman yang berjuang dari awal hingga akhir pertandingan. Tadi kita hampir menang, tapi inilah sepak bola, menit terakhir yang menentukan," ujar Azis.
Azis berharap hasil imbang tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemain.
Menurut dia, menjaga fokus sepanjang pertandingan merupakan hal penting agar tim tidak kembali kehilangan poin akibat kelengahan pada penghujung laga.
"Pertandingan ini tentunya jadi pembelajaran bagi kami agar lebih fokus lagi dari awal sampai akhir pertandingan," tambahnya.
Tambahan satu poin dari pertandingan melawan Semen Padang FC belum mengubah posisi PSMS Medan di peringkat ketiga klasemen sementara Pegadaian Championship 2026/2027.
Ayam Kinantan kini mengoleksi 11 poin.
Posisi tersebut masih berpotensi berubah bergantung pada hasil pertandingan tim-tim lain pada pekan keenam kompetisi.
Bagi PSMS, hasil imbang ini menjadi pengingat bahwa keunggulan hingga menit-menit akhir belum menjamin kemenangan.
Eko Purdjianto dan anak asuhnya kini harus segera melakukan evaluasi sebelum menghadapi PSIS Semarang, dengan target memperbaiki performa dan kembali meraih hasil maksimal.* (vi/ad)
BANDA ACEH Pemilihan Presiden 2029 dinilai tidak cukup dibaca melalui angka elektabilitas dan perubahan dukungan terhadap para tokoh pol
POLITIK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta seluruh kepala daerah kabupaten dan kota mempercepat pendataan calon penerima bantu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Eks Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) periode 2025/2026 sekaligus mantan Ketua BEM Universi
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat kerukunan antarum
NASIONAL
MEDAN Persaingan mendapatkan pekerjaan di Kota Medan masih menjadi tantangan bagi para pencari kerja pada 2026. Dalam satu kegiatan rekr
NASIONAL
MEDAN Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kota Medan. Volume sampah yang dihasilkan setiap hari diperkirakan
NASIONAL
MEDAN Penanganan kriminalitas di Sumatera Utara sepanjang 2026 mencakup berbagai jenis tindak pidana, mulai dari peredaran narkotika hin
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menempuh upaya hukum kasasi setelah dua kali kalah dalam perkara gugatan pegawai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presenter Ruben Onsu menceritakan kisah di balik keputusannya mengadopsi seorang bayi lakilaki yang kini diberi nama Thayaka Pu
ENTERTAINMENT
JAKARTA Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menilai kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto selama dua tahu
POLITIK