BREAKING NEWS
Kamis, 09 April 2026

Remaja Penjual Gorengan Tewas Ditemukan Terkubur di Padang Pariaman?!, Polisi Terus Selidiki Kasus

BITVonline.com - Senin, 09 September 2024 04:21 WIB
Remaja Penjual Gorengan Tewas Ditemukan Terkubur di Padang Pariaman?!, Polisi Terus Selidiki Kasus
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Padang Pariaman, Sumatera Barat –Nia Kurnia Sari, seorang remaja berusia 18 tahun dari Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah terkubur di lahan pemakaman di Korong Pasa Gelombang, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung pada Minggu (8/9/2024). Penemuan ini menggemparkan warga setempat dan memicu penyelidikan mendalam oleh pihak berwajib.

Hilangan Selama Tiga Hari

Nia, yang dikenal sebagai anak kedua dari tiga bersaudara dan sehari-hari menjajakan gorengan, dilaporkan menghilang pada Jumat (6/9) ketika dia terakhir kali terlihat berjalan kaki untuk berjualan. Keluarga dan tetangga mulai mencemaskan kepergiannya setelah ia tak kunjung pulang.

Penemuan Mengejutkan

Menurut kesaksian Safril (56), seorang warga setempat, penemuan jasad Nia bermula dari penemuan tali rafia oleh seorang anak kecil di lokasi pemakaman. “Anak kecil itu menemukan tali rafia dan menariknya. Ternyata, setelah ditarik, keluar tangan dari tanah,” ungkap Safril saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Senin (9/9/2024).

Kondisi Jasad

Setelah penemuan tersebut, tim gabungan dari masyarakat dan aparat kepolisian segera melakukan penggalian. “Kami menemukan Nia dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Dia ditemukan tanpa busana dan tangan diikat. Lubang kuburan itu hanya kurang dari satu meter dalamnya,” jelas Safril. Penemuan ini sangat mengejutkan karena Nia sebelumnya dinyatakan hilang selama tiga hari.

Investigasi Polisi

Kapolres Padang Pariaman AKBP Faisol Amir mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang-barang milik Nia yang ditemukan di sekitar lokasi, termasuk jilbab, kain sarung, sandal, dan tempat gorengan. “Kami masih melakukan penyelidikan dan menggali keterangan dari sejumlah saksi. Saat ini, kami belum dapat memastikan apakah ada kekerasan seksual yang dialami korban,” kata Faisol.

Autopsi dan Langkah Selanjutnya

Jasad Nia telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian secara rinci. Polisi juga terus memeriksa kemungkinan adanya kekerasan seksual yang mungkin dialami korban.

Pernyataan Masyarakat dan Pihak Keluarga

Keluarga Nia, yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu, sangat terpukul dengan kejadian ini. Mereka meminta agar pelaku segera menyerahkan diri. “Nia hanya seorang penjual gorengan yang berusaha membantu keluarganya. Kami minta pelaku segera menyerahkan diri,” tegas Safril, mewakili masyarakat setempat.

Tindakan Polisi

Kapolres Faisol Amir menambahkan bahwa penyelidikan terus dilakukan dengan harapan dapat menemukan pelaku dan mendapatkan keadilan bagi Nia dan keluarganya. “Kami akan terus melakukan penyelidikan hingga kasus ini terpecahkan,” katanya.

Kasus ini menyoroti pentingnya keamanan dan kewaspadaan, terutama terhadap anak-anak dan remaja yang melakukan kegiatan sehari-hari. Polisi berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru