Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Kamis 15 Januari 2026: Seluruh Wilayah Diguyur Hujan
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2026.
NASIONAL
MEDAN -Akademisi dan pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Shohibul Anshor Siregar, menyatakan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi seluruh pasangan calon dalam Pilkada Barito Utara merupakan peringatan keras terhadap praktik sistemik politik uang yang mencederai demokrasi Indonesia.
Dalam wawancara yang dilakukan di Medan, Shohibul menilai bahwa praktik politik uang yang terbukti dilakukan kedua pasangan calon di Barito Utara—hingga mencapai nominal puluhan juta rupiah per keluarga—adalah bentuk penghinaan terhadap kedaulatan rakyat.
"Kita sedang melihat sebuah demokrasi yang diperkosa secara terang-terangan. Politik uang bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi merupakan bentuk kejahatan terhadap konstitusi dan akal sehat," tegas Shohibul.
Shohibul menyoroti bahwa praktik politik uang dalam Pilkada Barito Utara bukanlah kasus yang berdiri sendiri. Ia melihatnya sebagai bagian dari gejala luas di mana partai politik dan kandidat cenderung menjadikan demokrasi sebagai pasar kekuasaan, bukan ruang pengabdian kepada rakyat.
"Rakyat seolah hanya alat untuk melegitimasi kekuasaan yang dibeli. Dalam kondisi seperti ini, demokrasi prosedural kehilangan nilai substantifnya," ujar Shohibul, yang juga dikenal aktif dalam gerakan masyarakat sipil di Sumatera Utara.
Lebih lanjut, Shohibul menyampaikan kritik keras terhadap penyelenggara pemilu, khususnya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang dinilainya gagal mendeteksi dan mencegah praktik kotor tersebut sejak awal.
"Apa yang terjadi di Barito Utara menunjukkan bahwa sistem pengawasan kita lemah. Kalau tidak ada gugatan ke MK, bisa jadi semua ini lolos dan mereka yang menang akan melanjutkan kekuasaan dengan pondasi korup," katanya.
Ia menilai Bawaslu harus segera melakukan introspeksi institusional dan membuka diri terhadap pengawasan publik.
Momentum Reformasi dan Pendidikan Politik
Shohibul mengajak masyarakat dan negara untuk menjadikan peristiwa ini sebagai momentum reformasi politik, terutama dalam pendidikan politik dan seleksi calon kepala daerah.
"Partai politik harus bertanggung jawab. Jangan hanya menjual tiket pencalonan kepada siapa yang punya modal besar. Kita butuh figur dengan integritas, bukan investor kekuasaan," katanya.
Ia juga menekankan bahwa masyarakat harus dibekali kesadaran politik yang kritis agar tidak mudah dirayu oleh uang dalam menentukan pilihan politik.
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2026.
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Kamis, 15 Januari 2
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Aceh pada Kamis, 15 Januari 2026. Secara
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Kamis, 15 Januari
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) p
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Bali pada Kamis, 15 Januari 2026. Mayori
NASIONAL
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRI Peduli menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemuliha
NASIONAL
BANDARLAMPUNG Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan kemampuan akademi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa kontrol atas Greenland merupakan hal yang tak bisa ditawar demi kepenti
INTERNASIONAL
BANDARLAMPUNG Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung untuk meningkatkan penyaluran kred
EKONOMI