Apple Ingatkan iOS 27 Beta Masih Tidak Stabil, Pengguna Diminta Hati-hati
JAKARTA Apple resmi merilis sistem operasi iOS 27 versi beta untuk pengembang (Developer Beta) usai diperkenalkan dalam ajang Worldwide
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN – Lapangan Golf Bukit Barisan Golf Course (BBGC), Desa Tuntungan, Deliserdang, Provinsi Sumut kini terancam bangkrut. Ini akibat amburadulnya manajemen pengelola lapangan golf tersebut.
Seperti diketahui, selama ini, Lapangan Golf BBGC, Desa Tuntungan dikendalikan langsung oleh Kodam I/BB dibantu investor bayangan.
Manajemen yang buruk tersebut mengakibatkan pengelolaan lapangan golf tersebut menjadi asal-asalan. Diduga hanya berorientasi mengambil keuntungan semata tanpa ada upaya mempertahankan usaha.Baca Juga:
Salah satu bukti buruknya manajemen pengelolaan Lapangan Golf BBGC itu adalah, dapat dilihat dari jumlah kendaraan buggy (golf car). Ketika Lapangan Golf BBGC ini dikelola Syamsurizal di bawah perusahaan CV Sinar Alam Mandiri hingga tahun 2023, masih terdapat 60 unit buggy (golf car) yang beroperasi. Sekarang, hanya 25 unit buggy atau golf car yang beroperasi.
"Keberadaan buggy atau golf car, merupakan salah satu gambaran sehat tidaknya keberadaan sebuah lapangan golf. Kalau jumlah golf car-nya banyak yang beroperasi, itu tandanya perusahaan sehat. Tapi kalau sedikit yang beroperasi, itu gambaran lapangan golf itu tidak sehat," jelas seorang pemain golf yang diwawancarai bitvonline.com, November 2025 lalu.

Akibat sedikitnya jumlah buggy atau golf car yang beroperasi, membuat Lapangan Golf BBGC Tuntungan semakin ditinggalkan pengunjung. Jumlah pengunjung otomatis menurun drastis. Karena itu, bila manajemen pengelolaannya tidak segera diperbaiki secara professional, maka Lapangan golf BBGC ini akan segera terancam bangkut dan tutup.
INVESTOR BARU TAKUT
Menurut informasi yang diperoleh bitvonline.com, pengelolaan Lapangan Golf BBGC saat ini sangat dilema. Persoalannya, upaya untuk memperbaiki manajemen pengelolaannya dengan menghadirkan investor baru, masih sulit dilakukan.
Ada ketakutan bagi investor baru untuk mengelola Lapangan Golf BBGC tersebut. Ini disebabkan Kodam I/BB selaku pemilik lapangan golf tersebut, hingga saat ini belum menyelesaikan perkara pemutusan secara sepihak pengelola lama, yakni Syamsulrizal di bawah perusahaan CV Sinar Alam Mandiri.
Rismansyah Siregar selaku kuasa Syamsurizal, ketika dikonfirmasi bitvonline.com, membenarkan sampai saat ini Kodam I/BB belum menyelesaikan perkara pemutusan kerjasama secara sepihak dengan investor lama, yakni Syamsulrizal. "Kodam I/BB belum memberikan ganti rugi kepada Syamsurizal," tegas Rismansyah Siregar.
Hal inilah yang membuat calon investor baru untuk mengelola lapangan golf tersebut merasa ketakutan. "Calon investor baru wajar saja ketakutan. Karena, sebaik apapun kontrak Kerjasama dibuat, bisa saja Kodam I/BB tiba-tiba melakukan pemutusan kontrak secara sepihak," tegas Rismansyah.
DIBANGUN DARI NOL
Syamsurizal melalui CV Sinar Alam Mandiri menjadi pengelola Lapangan Golf BBGC Desa Tuntungan, dimulai tahun 2017. Itu setelah Pangdam I/BB Mayjend Cucu Somantri dan Syamsurizal menandatangani kontrak kerjasama pengelolaan lapangan golf tersebut dengan jangka waktu 15 tahun.
JAKARTA Apple resmi merilis sistem operasi iOS 27 versi beta untuk pengembang (Developer Beta) usai diperkenalkan dalam ajang Worldwide
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat MinyaKita belum mengalami kenaikan
EKONOMI
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran uang suap senilai Rp 30 miliar dari pemilik PT B
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor bekerja sama dengan Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) Kota Bogor menggelar k
NASIONAL
TABALONG Pertamina Hulu Indonesia (PHI) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong menggelar program Upskilling Leadership Develo
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima audiensi Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) yang dipi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengingatkan bahwa tantangan terbesar seorang pemimpin bukan sekadar memenangkan k
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi menggelar penarikan undian Gebyar Pajak Sumut (
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Tim Nasional Indonesia U19 harus mengubur impian melaju ke final Piala AFF U19 2026 setelah kalah tipis 01 dari Australi
OLAHRAGA
LABUHANBATU SELATAN Tim Monitoring Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan penilaian Lomba Pelaksanaan Desa Terbaik PKK Tahu
PEMERINTAHAN