BREAKING NEWS
Senin, 27 Juli 2026

Prabowo Bentuk KSSK Plus, Danantara Resmi Masuk Forum Pengambil Kebijakan Ekonomi

Dharma - Senin, 27 Juli 2026 21:43 WIB
Prabowo Bentuk KSSK Plus, Danantara Resmi Masuk Forum Pengambil Kebijakan Ekonomi
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/7/2026). (Foto: KOMPAS/Rahel)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTAPresiden Prabowo Subianto berencana melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam setiap rapat koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Skema baru tersebut akan dikenal sebagai KSSK Plus sebagai upaya memperkuat sinergi kebijakan fiskal, moneter, serta sektor investasi nasional.

Rencana tersebut disampaikan Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, usai mengikuti rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Menurut Rosan, keterlibatan Danantara diharapkan dapat memperkuat efektivitas setiap kebijakan yang diputuskan KSSK sehingga memberikan dampak yang lebih luas terhadap pertumbuhan ekonomi dan dunia usaha.

Baca Juga:

"Ke depan KSSK akan melibatkan Danantara dalam setiap pengambilan keputusan agar kebijakan yang dihasilkan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian dan dunia usaha, baik dari sisi fiskal maupun moneter. Jadi arahan Presiden adalah KSSK Plus, yakni KSSK ditambah Danantara," ujar Rosan.

Ia menjelaskan, Danantara nantinya akan menjadi bagian dari rapat koordinasi rutin KSSK yang selama ini digelar secara berkala. Saat ditanya apakah keikutsertaan tersebut akan dilakukan setiap bulan, Rosan membenarkan arahan tersebut.

"Iya, tadi arahannya seperti itu," katanya.

Rosan juga mengonfirmasi bahwa pelibatan Danantara dalam forum KSSK merupakan kebijakan baru yang diterapkan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Selain membahas penguatan koordinasi ekonomi, Rosan turut menanggapi isu terkait proses pengisian jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang tengah menjadi perhatian publik.

Saat ditanya mengenai kemungkinan Danantara mengusulkan nama calon Gubernur BI definitif, Rosan menegaskan penentuan sosok yang akan memimpin bank sentral sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden.

"Itu merupakan hak prerogatif Bapak Presiden," tegasnya.

Pembentukan skema KSSK Plus diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarotoritas dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus mendorong iklim investasi, memperkuat sektor riil, serta meningkatkan daya tahan ekonomi menghadapi dinamika global.* (in/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kesbangpol Sumut Kenalkan Pembinaan UMKM, Edukasi Bahaya Narkoba hingga Seleksi Paskibraka di PRSU ke-50
Indonesia Siap Ekspor Listrik ke Singapura!
DPR Ungkap Faktor yang Berpotensi Bikin Biaya Haji 2027 Naik
Danantara Pangkas 258 Entitas BUMN, 300 Lagi Segera Menyusul
Investor Global Berebut Obligasi Danantara, Pesanan Melonjak hingga Rp 81 Triliun
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Asahan Berlangsung Khidmat, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru