Roy Suryo Kembali Bikin Geger Klaim Temukan Kejanggalan di Skripsi hingga Tanda Tangan Jokowi
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo kembali menyoroti dokumen akademik Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi). Tak hanya mempersoalkan ijazah,
POLITIK
JAKARTA – Politikus Ferdinand Hutahaean menilai penggunaan istilah "londo ireng" oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merupakan strategi untuk melihat respons berbagai pihak terhadap pernyataan tersebut.
Pandangan itu disampaikan Ferdinand melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @ferdinand_hutahaean, pada Minggu, 26 Juli 2026.
Dalam video tersebut, Ferdinand menyebut pidato Presiden bukan sekadar pernyataan biasa, melainkan sebuah "pancingan" yang sengaja diberikan untuk mengetahui siapa saja yang akan bereaksi.Baca Juga:
"Pancingan Presiden benar-benar jitu. Masih ingat beberapa hari yang lalu pidato Pak Prabowo di Harlah PKB yang menyebutkan tentang londo ireng? Dan pancingan itu benar-benar, setelah pancing dilempar oleh Presiden... maka para londo irengnya pun serentak keluar sekarang," kata Ferdinand.
Ia bahkan mengaitkan strategi tersebut dengan metode yang dikenal dalam dunia intelijen.
"Dalam dunia intelijen, mantap pancingan Presiden ini. Beliau melempar umpan, maka londo irengnya keluar serentak."
Ferdinand kemudian menyatakan pihak-pihak yang mengkritik penggunaan istilah tersebut justru merupakan kelompok yang dimaksud.
"Siapa londo irengnya? Lihatlah semua siapa-siapa pihak—apakah itu politisi, jurnalis, LSM, pengamat—yang menyerang Presiden dengan istilah londo ireng tersebut, maka saya menyatakan merekalah londo irengnya."
Ia juga menggunakan analogi untuk menggambarkan pandangannya mengenai strategi tersebut.
"Jadi ini adalah sebuah trik mengidentifikasi, memberikan umpan supaya keluar belatungnya, dan akhirnya belatung-belatung itu pun keluar ke permukaan."
Pada bagian akhir videonya, Ferdinand kembali menegaskan bahwa menurut pandangannya strategi tersebut berhasil mengidentifikasi pihak-pihak yang selama ini berseberangan dengan Presiden.
"Lihatlah siapa, mau politisi kek, mau jurnalis kek, mau pengamat kek, mau LSM yang menyerang Presiden dengan istilah londo ireng tersebut, maka menurut saya Presiden telah berhasil memancing belatungnya keluar. Keren, keren, keren."
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo kembali menyoroti dokumen akademik Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi). Tak hanya mempersoalkan ijazah,
POLITIK
BENGKAYANG Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Dikreg ke67 sebagai Tim Edukasi Lemdiklat Polri turun langsung mengedukasi masyarakat di Kabu
NASIONAL
JAKARTA Data kemiskinan Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Dunia (World Bank) menunjukkan angka berbeda cukup jau
EKONOMI
MEDAN Kasus dugaan pelanggaran lingkungan hidup terkait temuan kayu gelondongan saat banjir di Sumatera Utara (Sumut) memasuki babak baru.
HUKUM DAN KRIMINAL
PATI Jumlah siswa yang mengalami gejala dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati,
PERISTIWA
CILACAP PT Pertamina Patra Niaga masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait rencana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan kelo
EKONOMI
MEDAN Siti Aisah, seorang asisten rumah tangga (ART) di Medan, divonis 6 tahun penjara karena terbukti menghilangkan nyawa bayi yang baru
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menjalani tiga pertandingan fase grup FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda tergabung di Grup A bersama Singapur
OLAHRAGA
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyebut eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tidak terlibat dalam pe
NASIONAL
JAKARTA Pakar hukum tata negara Denny Indrayana bersama sejumlah pemohon mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpr
POLITIK