BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

Turun Gunung ke Bengkayang Tim Sespimmen Polri Gencarkan Edukasi Warga Cegah Karhutla

Dodi Kurniawan - Kamis, 10 September 2026 22:40 WIB
Turun Gunung ke Bengkayang Tim Sespimmen Polri Gencarkan Edukasi Warga Cegah Karhutla
Serdik Sespimmen Dikreg ke-67 sebagai Tim Edukasi Lemdiklat Polri turun langsung mengedukasi masyarakat di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BENGKAYANG - Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Dikreg ke-67 sebagai Tim Edukasi Lemdiklat Polri turun langsung mengedukasi masyarakat di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Edukasi dilakukan di wilayah hukum Polsek Teriak, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan dipusatkan di Posko Terpadu Penanganan Karhutla Kecamatan Teriak, Dusun Dungkan, Desa Dharma Bhakti. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Teriak Thomas Meidyo Putra, Kapolsek Teriak Iptu Kasianus, perwakilan Koramil 01/1209 Bengkayang, Kepala Puskesmas Teriak, Kepala Desa Dharma Bhakti, tokoh agama, personel Polsek Teriak, serta masyarakat.


Baca Juga:

Tim Edukasi yang terdiri dari Kompol Rudi Sembiring, Kompol Josina, Kompol Gilang, Kompol Chairul, dan Mayor Aritonang mengajak masyarakat melihat karhutla sebagai persoalan yang membutuhkan keterlibatan bersama.

Dalam sosialisasi, tim menjelaskan bahwa karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. Kabut asap akibat kebakaran dapat menurunkan kualitas udara dan memicu gangguan pernapasan.

Dampak karhutla juga dapat merembet ke sektor pendidikan karena kabut asap berpotensi mengganggu kegiatan belajar anak-anak.


Masyarakat kemudian diberikan pemahaman mengenai pentingnya melaporkan dengan cepat apabila menemukan asap atau titik api. Tim memperkenalkan layanan Call Center 110 Polri yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun keluhan, termasuk kejadian yang berkaitan dengan karhutla.

Ketua Tim Edukasi Lemdiklat Polri Kombes Pol Fillol Praja Arthadira mengatakan pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat karena tidak dapat hanya mengandalkan Polri maupun pemerintah.


"Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan peran bersama. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga lingkungan, mencegah munculnya titik api dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran," kata Fillol.

Dia mengatakan pendekatan kepada masyarakat dilakukan melalui dialog dan edukasi agar warga memahami bahaya karhutla sekaligus memiliki peran dalam menjaga lingkungan.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tragis 4 Orang Tewas dan 347 Warga Terluka Akibat Karhutla, Kalteng Catat Korban Terbanyak
Malaysia Desak Ganti Rugi Kabut Asap dari Indonesia, Ini Usulan Pakarnya
Cegah Karhutla, Polres Aceh Tengah Pasang Spanduk dan Edukasi Warga di 14 Kecamatan
Kabut Asap Karhutla Meluas ke 14 Daerah di Sumut, Bobby Nasution Siapkan Pembelajaran Jarak Jauh
Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Karhutla di Desa Leukeun Aceh Barat, Polisi Pastikan Tak Ada Lagi Titik Api
Asap Karhutla Sumatera-Kalimantan Siap 'Menyeberang', Singapura hingga Brunei Waspada Kabut Lintas Batas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru