Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diperiksa Hari Ini, Kasusnya Segudang
JAKARTA Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dijadwalkan memeriksa mantan Jampidsus Febrie Adriansyah (FA) hari ini, Jumat (7/8/2026). Febrie
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh:Aji Cahyono
*DALAM beberapa minggu terakhir, Republik Islam Iran kembali menjadi sorotan dunia karena gelombang protes besar-besaran yang meletus di berbagai kota di negara itu sejak akhir Desember 2025.
Aksi unjuk rasa yang awalnya dipicu oleh tekanan ekonomi—inflasi yang meroket, mata uang yang jatuh, dan krisis biaya hidup—dengan cepat berubah menjadi gelombang kritik terbuka terhadap struktur politik negara dan pimpinan tertinggi, Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei.Baca Juga:
Pada saat yang sama, figur oposisi yang lama tersembunyi kembali mendapatkan momentum, Reza Pahlavi, putra mahkota terakhir dari monarki Iran yang digulingkan pada Revolusi Islam 1979.
Ketegangan antara kedua tokoh ini — satu sebagai simbol rezim teokratis yang berkuasa dan satu lagi sebagai ikon oposisi monarki dan transisi — mencerminkan konflik ideologis dan politik yang mendalam dalam masyarakat Iran kontemporer.
Gelombang protes yang dimulai pada akhir 2025 merupakan salah satu periode tercepat dan paling luas eskalasinya dalam beberapa dekade terakhir di Iran.
Aksi-aksi ini telah menyebar ke lebih dari 30 provinsi, dengan ratusan hingga ribuan demonstrasi yang dilaporkan terjadi di seluruh negeri.
Sejumlah laporan menyebutkan langkah-langkah keras pemerintah termasuk pemutusan internet dan represi oleh Garda Revolusi telah menyebabkan ribuan korban luka dan kematian di kalangan pengunjuk rasa dan aparat keamanan.
Sementara angka resmi bervariasi, kelompok pemantau independen menyebutkan jumlah korban tewas bisa mencapai ribuan orang selama periode protes ini.
Awalnya protes terebut mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang memburuk, tetapi dengan cepat berkembang menjadi tuntutan perubahan politik yang lebih luas — termasuk kritik langsung terhadap otoritas Supreme Leader.
Slogan-slogan seperti "Death to the Dictator" menggema di jalanan Tehran dan kota-kota lain, menunjukkan bahwa tuntutan rakyat telah melampaui sekadar reformasi ekonomi.
Oposisi Reza Pahlavi dan Legitimasi Teokrasi Ali Khamenei
JAKARTA Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dijadwalkan memeriksa mantan Jampidsus Febrie Adriansyah (FA) hari ini, Jumat (7/8/2026). Febrie
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengaku sedih menanggapi kasus dokter hingga tenaga kesehatan yang mengeluarkan komentar
KESEHATAN
BANDUNG Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua pria berinisial AYP (49) dan AF (40) terkait unggahan di media sosial Thre
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memastikan keamanan data usai satelit pencitraan canggih asal China, Sa
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Mantan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution, meminta majelis hakim memberi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti kegagalan Timnas Indonesia menembus ajang Piala Dunia meski memiliki jumlah penduduk terbesar
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah tengah menjajaki kerja sama dengan China dan Rusia untuk mengembangkan proyek Kereta Trans Kalimantan. Langkah ini menj
EKONOMI
KALLANG Timnas Indonesia menghadapi laga hidupmati kontra Singapura di Jalan Besar Stadium, Kallang, Jumat (7/8/2026) malam, demi menjaga
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bakal menggelontorkan sekitar Rp40 triliun dari APBN setiap tahun untuk melunasi ut
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) akan menyisir ulang data penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui proses validasi. Validasi d
NASIONAL