BREAKING NEWS
Senin, 05 Oktober 2026

Rocky Gerung Dipangku Kekuasaan

Redaksi - Senin, 05 Oktober 2026 08:21 WIB
Rocky Gerung Dipangku Kekuasaan
Rocky Gerung dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Jumat (2/10/2026). (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kontradiksi itu menjadi lebih menarik karena pemerintahan Prabowo-Gibran juga tidak sepenuhnya terputus dari pemerintahan Jokowi.

Dalam tulisan saya sebelumnya, "Reshuffle, Konsolidasi Prabowo-Jokowi", perubahan kabinet justru dapat dibaca sebagai semakin kuatnya kontinuitas sejumlah figur yang tumbuh atau memperoleh posisi strategis pada masa Jokowi.

Bahlil Lahadalia, misalnya, dilantik Jokowi menjadi Menteri Investasi pada 2021 dan kemudian Menteri ESDM pada 2024.

Pada reshuffle 1 Oktober 2026, Prabowo justru menaikkannya menjadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Listyo Sigit Prabowo dilantik Jokowi menjadi Kapolri pada Januari 2021.

Setelah tidak lagi menjadi Kapolri, Prabowo menempatkannya lebih dekat lagi ke pusat pemerintahan sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Dudung Abdurachman dilantik Jokowi menjadi Kepala Staf Angkatan Darat pada November 2021. Kini ia menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Bulan lalu, Suahasil yang diangkat oleh Presiden Jokowi sebagai kepala badan kebijakan fiskal lalu menjadi wakil menteri keuangan juga dilantik sebagai menteri keuangan.

Di luar reshuffle 1 Oktober 2026, publik pasti mengenal Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet Prabowo, juga bukan sosok yang sepenuhnya asing dengan Jokowi.

Sebelum menjadi ajudan Prabowo, Teddy pernah menjadi asisten ajudan Presiden Jokowi.

Banyak juga menteri dan setingkat menteri yang merupakan jejaring lama mantan Presiden Joko Widodo, yang selalu dikritik Rocky, seperti Luhut Binsar Pandjaitan, Airlangga Hartarto, Erick Thohir, Tito Karnavian, Budi Gunadi Sadikin, Andi Amran Sulaiman, Sakti Wahyu Trenggono, Zulkifli Hasan, Rosan P. Roeslani, Supratman Andi Agtas, Saifullah Yusuf, Raja Juli Antoni, dan Nusron Wahid.

Nama-nama itu adalah sebagian kecil dari begitu banyak jejaring mantan Presiden Joko Widodo, yang tersebar tidak hanya di jabatan menteri atau setingkat, juga di BUMN dan bahkan birokrat baik sipil, polisi, maupun militer.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jelang Putusan PHPU, THMP Yakin MK Tak Kabulkan Permohonan Diskualifikasi Gibran: Sudah Wakil Presiden, Bukan Lagi Calon
PSI Pasang Badan Bela Gibran: Urusan Ijazah Ini Kapan Selesainya Ya?
Ini Perbandingan Jumlah Anggota dan Hak Keuangan Wantimpres Era SBY, Jokowi, hingga Prabowo
Profil dan Rekam Jejak Rocky Gerung, Pernah Terlibat Sengketa Lahan dengan Sentul City
Sebut Ada Politisasi, Jokowi Tak Khawatir soal Gugatan Pendidikan Gibran: Saya yang Mengantarkan ke Sekolah
Anies Baswedan Temui Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, Bahas Apa?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru