Survei Poltracking: 75,1% Publik Percaya Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka
JAKARTA Hasil survei Poltracking Indonesia menunjukkan mayoritas publik masih menaruh kepercayaan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo S
NASIONAL
MEDAN -Kota Medan merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Utara yang memiliki beragam bangunan bersejarah. Dari beberapa bangunan bersejarah itu, ada yang menjadi lokasi destinasi wisata. Meski sudah berusia puluhan dan ratusan tahun, bangunan-bangunan tersebut masih kokoh berdiri dan telah melampaui zaman. Berikut adalah ulasan mengenai beberapa bangunan bersejarah yang masih kokoh berdiri di Kota Medan:
1. Istana MaimunIstana Maimun, didirikan pada tahun 1888, merupakan simbol kejayaan Kesultanan Deli. Perpaduan arsitektur Melayu, Islam, India, dan Eropa menjadikan istana ini salah satu landmark ikonik di Medan. Istana Maimun berdiri kokoh di atas lahan seluas 2.772 meter persegi, dengan 30 ruangan termasuk ruang tahta dan kamar tidur Sultan. Langit-langit tinggi, ukiran kayu yang rumit, dan dekorasi indah menghiasi setiap sudut istana. Istana ini menjadi tempat yang wajib dikunjungi untuk menelusuri jejak sejarah Medan.
Jam Operasional: 04.00 – 00.00 Lokasi: Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan. Harga: Gratis 2. Gedung London Sumatera (Lonsum)Gedung London Sumatera, dibangun pada tahun 1906, merupakan simbol kejayaan kolonialisme Belanda. Arsitektur Eropa klasik dengan fasad megah mencerminkan kekuatan perusahaan kolonial pada masa itu. Gedung ini menjadi pusat kegiatan perdagangan dan perkebunan pada masa kolonial Belanda, dan kini menjadi salah satu destinasi wisata bersejarah di Medan.
Jam Operasional: 08.00 – 17.00 Lokasi: Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 5, Medan, Sumatera Utara Harga: Rp 5.000 / orang 3. Kantor Pos MedanKantor Pos Medan dibangun dengan arsitektur eklektik yang memadukan gaya Eropa dan Melayu. Fasad simetris dengan detail rumit mencerminkan kemegahan arsitektur Eropa klasik, sementara ornamen Melayu seperti kubah dan lengkungan menunjukkan pengaruh budaya lokal. Awalnya berfungsi sebagai kantor pos dan telekomunikasi pada masa kolonial Belanda, kantor pos ini kini juga menjadi destinasi wisata budaya dengan fasilitas modern seperti kafe dan galeri seni.
Jam Operasional: 07.00 – 22.00 Lokasi: Jalan Pos Medan No. 21, Medan, Sumatera Utara Harga: Gratis 4. Tjong A Fie MansionDibangun pada tahun 1895, Tjong A Fie Mansion merupakan kediaman pribadi Tjong A Fie, seorang pengusaha Tionghoa ternama di Medan. Arsitektur mansion ini memadukan gaya Tionghoa, Melayu, dan Eropa. Sejak tahun 2009, mansion ini diubah menjadi museum yang memamerkan berbagai koleksi artefak berharga.
Jam Operasional: 09.00 – 17.00 Lokasi: Jl. Jend. Ahmad Yani No.105, Kesawan, Kec. Medan Bar., Kota Medan, Sumatera Utara Harga: Dewasa: Rp 35.000 Anak-anak: Rp 20.000 Pelajar: Rp 15.000 5. Menara Air TirtanadiDibangun pada tahun 1918, Menara Air Tirtanadi adalah salah satu landmark bersejarah di Medan dengan arsitektur Art Nouveau yang menyerupai kastil. Menara ini berfungsi sebagai penyedia air bagi kota Medan dan kini menjadi destinasi wisata bersejarah.
Jam Operasional: 09.00 – 16.00 Lokasi: Jl. Sisingamangaraja No.1, Ps. Baru, Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara Harga: Rp 5.000 / orang 6. Tjong Yong Hian GalleryDibangun pada tahun 1911 oleh Tjong Yong Hian, galeri ini menjadi rumah bagi berbagai koleksi artefak dan peninggalan bersejarah yang menceritakan kejayaan masa lalu kota ini. Arsitektur bangunannya yang megah memadukan gaya Tionghoa dan Eropa, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Jam Operasional: 08.00 – 17.00 Lokasi: Jl. Kejaksaan, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara Harga: Gratis 7. Museum Negeri Sumatera UtaraDibangun pada tahun 1954 dan diresmikan pada tahun 1982, museum ini menyimpan koleksi benda-benda bersejarah dan artefak budaya dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Museum ini menawarkan ruang pamer prasejarah, etnografi, seni rupa, dan numismatik.
Jam Operasional: 08.30 – 16.00 Lokasi: Jl. HM. Joni No.51, Teladan Bar., Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara Harga: Rp 5.000 / orang 8. Bank Indonesia MedanGedung Bank Indonesia Medan, dulunya dikenal sebagai De Javasche Bank, didirikan pada tahun 1910 dengan arsitektur bergaya Neo-Klasik yang megah. Gedung ini menjadi saksi bisu perjalanan panjang sistem keuangan di Indonesia dan kini menjadi salah satu destinasi wisata bersejarah di Medan.
Menelusuri bangunan bersejarah di Kota Medan memberikan pengalaman unik yang tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur, tetapi juga menggambarkan perjalanan panjang sejarah kota ini. Setiap bangunan memiliki cerita tersendiri yang menambah kekayaan budaya dan warisan sejarah Medan.
(N/014)
JAKARTA Hasil survei Poltracking Indonesia menunjukkan mayoritas publik masih menaruh kepercayaan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo S
NASIONAL
SIMALUNGUN Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Simpang Bandar Jambu, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Senin (13/4/2026)
PERISTIWA
JAKARTA Auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Dedy Nurmawan, mengungkap rincian kerugian negara dalam kasus dugaan kor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengusulkan agar dana otonomi khusus (otsus) Aceh diperpanjang. Ia menilai pemuli
NASIONAL
TEHERAN Pasukan Garda Revolusi Iran atau IRGC menyatakan seluruh lalu lintas di Selat Hormuz berada dalam kendali penuh mereka, menyusul l
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengungkapkan tingkat kemiskinan di seluruh wilayah Papua masih berada di atas ra
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) triwulan II tahun 2026 mulai cair pada pertengahan April. Bantuan
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Medan melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion Festival (MFF
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik keras terhadap Paus Paus Leo XIV melalui unggahan di media sosialnya, T
INTERNASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengakui Stadion Teladan masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) menjelang gelaran P
OLAHRAGA