Rico Waas Hadiri Kenal Pamit Wakapolda Sumut, Sinergi Keamanan Diharapkan Makin Kuat
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Kenal Pamit Wakapolda Sumatera Utara di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Jum
PEMERINTAHAN
KARAWANG –Dua jenis kupu-kupu raja yang berstatus dilindungi ditemukan di kawasan Pegunungan Sanggabuana, Karawang, oleh Tim Ekspedisi Studi Konservasi Lingkungan (Surili) dari Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB). Penemuan ini didasarkan pada pendataan yang dilakukan selama ekspedisi 16 hari di kawasan tersebut, yang juga melibatkan Sanggabuana Wildlife Ranger dan Perum Perhutani KPH Purwakarta.
Dua jenis kupu-kupu raja yang ditemukan, yaitu Troides Helena dan Troides Amphrysus, merupakan bagian dari 96 jenis kupu-kupu yang berhasil didata oleh tim. Kedua spesies ini termasuk dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) dengan kategori Least Concern (LC) dan terdaftar di Appendix II CITES.
“Dua jenis kupu-kupu ini termasuk satwa dilindungi sesuai dengan Permen 106/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi,” ujar Candra Sugiarto, Leader Tim Ekspedisi Surili dari Himpunan Mahasiswa Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata (Himakova) Fakultas Kehutanan IPB, Jumat (3/1/2025).
Pendataan ini dilakukan sejak 18 Desember 2024 dan melibatkan perjalanan tim yang menjelajahi hutan Pegunungan Sanggabuana. Tim fokus pada pencarian potensi ekosistem flora dan fauna langka di kawasan tersebut, termasuk Kawasan Bentang Alam Karts (KBAK) Pangkalan.
Selain kupu-kupu, tim juga mendata berbagai jenis flora dan fauna yang ada, serta menemukan gua-gua di kawasan tersebut. Kelompok Pemerhati Kupu-kupu (KPK) berhasil mencatat 96 jenis kupu-kupu dari enam keluarga, termasuk Papilionidae, Pieridae, dan Riodinidae.
Candra menyebutkan bahwa keberagaman jenis kupu-kupu yang berhasil didata di Pegunungan Sanggabuana adalah kabar baik untuk konservasi lingkungan. Kupu-kupu memiliki banyak manfaat ekologis, seperti menjadi komponen penting dalam ekosistem, berperan sebagai polinator (penyerbuk bunga), dan sebagai bioindikator perubahan lingkungan.
“Kupu-kupu adalah serangga yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan, degradasi habitat, dan perubahan iklim. Jadi, keragaman populasi kupu-kupu bisa dijadikan indikator kesehatan lingkungan di kawasan Pegunungan Sanggabuana,” pungkasnya.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Kenal Pamit Wakapolda Sumatera Utara di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Jum
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung pemutaran film nasional Djamin Setia Selamanya yang mengangkat perjalanan hid
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat realisasi pembangunan fisik dan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera meminta pemerintah daerah serta kemente
NASIONAL
GAYO LUES Pemerintah Kabupaten Gayo Lues memperketat evaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk mempercepat pemanfaa
NASIONAL
PADANG Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat kolaborasi untuk memp
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong perbankan, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI), mengarahkan program tanggung
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus mendorong Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan sebagai ruang aktivasi wisata sekaligus penggerak ek
PEMERINTAHAN
MEDAN Earbuds nirkabel atau True Wireless Stereo (TWS) umumnya menggunakan eartip berbahan silikon yang masuk ke dalam lubang telinga. N
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pemerintah Malaysia akan menggunakan jalur diplomatik untuk menangani persoalan kabut asap lintas batas yang semakin memburuk, t
INTERNASIONAL