BREAKING NEWS
Minggu, 31 Agustus 2025

Buat Video Lebih Cepat dan Mudah di YouTube Shorts dengan AI Generatif!

Redaksi - Jumat, 14 Februari 2025 17:54 WIB
Buat Video Lebih Cepat dan Mudah di YouTube Shorts dengan AI Generatif!
Ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BITVONLINE.COM -YouTube baru-baru ini mengumumkan integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif pada platform Shorts melalui model terbaru yang dikembangkan oleh Google DeepMind, yaitu Veo 2. Inovasi ini memungkinkan kreator konten untuk membuat klip video dengan bantuan AI, menghadirkan pengalaman baru dalam produksi konten video yang lebih cepat dan kreatif.

Dilansir dari Tech Crunch pada Jumat (14/2), Veo 2 diklaim dapat bersaing dengan Sora, model AI pembuat video yang dikembangkan oleh OpenAI. Teknologi ini memungkinkan pengguna YouTube untuk membuat latar belakang video dengan lebih mudah melalui fitur Dream Screen. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengubah latar belakang video dengan hanya memberikan instruksi teks, menjadikan proses pembuatan video lebih cepat dan sederhana.

Direktur YouTube, Dina Berrada, menjelaskan bahwa Veo 2 dapat memahami dunia nyata dan gerakan manusia dengan lebih baik, sehingga hasil video yang dihasilkan menjadi lebih realistis dan detil. "Veo 2 memahami dunia nyata dan gerakan manusia dengan lebih baik, membuat hasilnya lebih detail dan realistis. Anda bahkan dapat menentukan gaya, lensa, atau efek sinematik, menjadikan Dream Screen cara yang mudah dan menyenangkan untuk mengekspresikan diri," ujar Dina.

Baca Juga:

YouTube juga memastikan bahwa setiap konten yang dihasilkan menggunakan Veo 2 akan diberi label khusus, menggunakan alat SynthID buatan DeepMind, untuk menunjukkan bahwa video tersebut dibuat oleh AI. Meskipun ada label yang menandakan konten tersebut menggunakan AI, YouTube mengakui bahwa potensi bahaya dari konten AI yang menyesatkan masih perlu diwaspadai.

Untuk menggunakan fitur Veo 2, kreator dapat mengakses kamera Shorts, memilih opsi Green Screen, lalu membuka Dream Screen. Di sini, pengguna dapat mengetikkan perintah teks untuk menciptakan video sesuai keinginan mereka. Namun, saat ini fitur ini hanya tersedia untuk kreator di Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. YouTube berencana untuk memperluas ketersediaan fitur ini ke lebih banyak negara dalam waktu dekat.

Baca Juga:

(at/a)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Massa Amuk di Kediaman Sahroni, Pakaian Dalam Istri Dilempar dari Lantai 2?!
Polisi Tembakkan Gas Air Mata untuk Bubarkan Massa Demo di Depan DPR RI
350 Pelari Ikuti Lhoknga Trail Run 2025, Jelajahi Rute Wisata Lampuuk hingga Pantai Lange
Pengemudi Ojol dan Kanit Dalmas Polres Padangsidimpuan Gelar Sholat Ghaib untuk Doakan Alm. Affan Kurniawan
Ratusan Masyarakat dan Ojol di Padangsidimpuan Gelar Sholat Ghaib untuk Alm. Affan Kurniawan
Pemprov DKI Jakarta Gratiskan Layanan Transjakarta dan MRT Satu Pekan, Pemulihan Pasca-Demo Ricuh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru