Walikota Medan Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai HUT Harian Waspada
MEDAN Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melepas ribuan peserta jalan santai dalam rangka HUT ke79 Harian Waspada di Jalan Balai
PERISTIWA
BITVONLINE.COM -Apendisitis, atau peradangan pada usus buntu, masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup sering ditemui. Meskipun penyebab pastinya belum sepenuhnya diketahui, ada banyak teori yang beredar, salah satunya adalah apakah konsumsi buah berbiji dapat menyebabkan apendisitis.
Selama ini banyak yang percaya bahwa biji kecil dari buah seperti apel, ceri, dan anggur bisa menyumbat usus buntu dan memicu peradangan. Namun, benarkah anggapan ini? Berikut ini penjelasan yang perlu Anda ketahui.
Hubungan Antara Buah Berbiji dan Apendisitis
Apendisitis terjadi ketika usus buntu mengalami sumbatan, yang dapat disebabkan oleh tinja, benda asing, atau pertumbuhan sel abnormal. Gejala umum yang biasanya muncul meliputi nyeri perut, mual, muntah, dan demam.
Beberapa faktor risiko, seperti usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga memang berperan besar dalam meningkatkan kemungkinan seseorang terkena apendisitis. Namun, pola makan yang kurang serat juga diyakini dapat mempengaruhi risiko tersebut.
Meskipun buah berbiji seperti apel, ceri, dan anggur sering dianggap sebagai penyebab apendisitis, sebenarnya buah-buahan tersebut justru bermanfaat bagi pencernaan. Kandungan serat dalam buah-buahan tersebut membantu memperlancar sistem pencernaan dan mencegah sembelit, yang justru dapat mengurangi risiko terjadinya sumbatan pada usus buntu.
Apakah Biji Buah Menyebabkan Apendisitis?
Berdasarkan bukti ilmiah yang ada, tidak ada penelitian yang menghubungkan langsung konsumsi biji buah dengan peningkatan risiko apendisitis. Biji buah berukuran kecil umumnya dapat melewati sistem pencernaan tanpa menimbulkan masalah serius.
Lebih lanjut, pola makan rendah serat yang menyebabkan sembelit justru lebih berpotensi memicu penyumbatan pada usus buntu, bukan biji buah itu sendiri. Selain itu, faktor lain seperti infeksi saluran pencernaan, riwayat keluarga, dan usia muda (terutama pada pria) juga berperan dalam peningkatan risiko apendisitis.
Jadi, meskipun mitos tentang biji buah penyebab apendisitis cukup populer, bukti ilmiah yang ada menunjukkan bahwa buah berbiji tidak menjadi penyebab utama apendisitis. Sebaliknya, pola makan kaya serat dari buah dan sayuran justru bermanfaat untuk kesehatan sistem pencernaan dan mengurangi risiko masalah seperti sembelit yang dapat memicu apendisitis.
(bs/n14)
MEDAN Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melepas ribuan peserta jalan santai dalam rangka HUT ke79 Harian Waspada di Jalan Balai
PERISTIWA
MEDAN Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tetap menjaga sikap kritis sekaligus mampu
PERISTIWA
MEDAN Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, berharap kepengurusan baru Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utar
PARIWISATA
BINJAI, SUMUT Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, DPD Tingkat II PKN Kota Binjai menggelar kegiatan donor darah bekerja sama deng
NASIONAL
TAPANULI TENGAH, SUMUT Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, m
NASIONAL
TAPANULI TENGAH, SUMUT Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), me
NASIONAL
SOLO, JAWA TENGAH Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, meminta agar UndangUndang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) tidak hanya
POLITIK
SIMALUNGUN, SUMUT Seorang pria bernama Chu Wen Lee Simanjuntak (37) meninggal dunia setelah dihajar rekannya, BS (42), di Kabupaten Sima
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA Nasib malang menimpa seorang balita berusia 4 tahun di Lakarsantri, Surabaya, setelah menjadi korban penganiayaan oleh paman da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Para pemain Free Fire (FF) tidak boleh melewatkan kesempatan klaim kode redeem FF terbaru hari ini, 15 Februari 2026. Garena kemb
SAINS DAN TEKNOLOGI