BREAKING NEWS
Selasa, 23 Juni 2026

Pungli Masih Marak di Kawasan Wisata Sumut, Bobby Nasution Siapkan Penertiban Menyeluruh

Johan - Selasa, 23 Juni 2026 21:26 WIB
Pungli Masih Marak di Kawasan Wisata Sumut, Bobby Nasution Siapkan Penertiban Menyeluruh
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengakui praktik pungutan liar (pungli) masih banyak ditemukan di sejumlah kawasan wisata di Sumatera Utara.

Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat perkembangan sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu sumber potensial Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Bobby, persoalan pungli tidak hanya terjadi di kawasan wisata Sidebuk-debuk, Kabupaten Karo, tetapi juga ditemukan di sejumlah destinasi wisata lainnya, termasuk kawasan Danau Toba.

Baca Juga:

"Kalau satu-satu gini pasti akan susah. Nanti akan kita coba (panggil seluruh kepala daerah yang memiliki area kawasan wisata). Kita akan coba tertibkan secara menyeluruh," terangnya, Selasa (23/6/2026).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berencana mengumpulkan kepala daerah yang memiliki kawasan wisata guna menyusun langkah penertiban secara terpadu.

Bobby juga meminta pemerintah kabupaten dan kota lebih aktif melakukan pengawasan terhadap kondisi destinasi wisata di wilayah masing-masing.

"Bapak Presiden juga selalu sampaikan, pariwisata selalu jadi yang potensi sangat baik bagi daerah," ucapnya.

Ia menilai praktik pungli yang masih terjadi di berbagai lokasi wisata dapat menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Sumatera Utara.

"Tolong wisatanya itu jangan cuma orang mau lihat harus langsung bayar, kalau orang lewat bayar, kalau bayar fasilitasnya silakan, kita akan coba tertibkan secara keselurhan," jelasnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah kasus pungli di kawasan wisata menjadi sorotan publik dan viral di media sosial.

Salah satu kasus yang sempat menyita perhatian terjadi di kawasan Bukit Anduhur, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir, pada 17 Mei 2026.

Saat itu seorang wisatawan yang tengah berkunjung mengaku dimintai uang sebesar Rp20 ribu oleh warga setempat.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Bahas Pembangunan Padangsidimpuan, Mulai Huntap hingga Infrastruktur Jalan
Danau Toba Jadi Tuan Rumah Geofest ke-7, Target Perkuat Jaringan Geopark Dunia
Bobby Nasution: Status Green Card Geopark Toba Harus Beri Dampak Ekonomi Nyata bagi Warga Sekitar
Tak Ada Lagi Pungutan Pengunjung, Pemprov Sumut Siapkan Dua Jalur Baru Menuju Wisata Air Panas Karo
Apple Siapkan 20 Produk Baru hingga 2027! iPhone Lipat, MacBook Layar Sentuh, hingga Kacamata Pintar
Niat Ibadah ke Besilam Berujung Duka, 7 Warga Tanjungbalai Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Indrapura–Limapuluh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru