Tragedi Protes Iran: 2.000 Orang Tewas dalam Gelombang Demo Terbesar
JAKARTA Pejabat Iran menyebut sekitar 2.000 orang tewas dalam aksi protes besarbesaran yang berlangsung di sejumlah kota Iran beberapa h
INTERNASIONAL
JAWA BARATÂ –Pemilihan Gubernur Jawa Barat menjadi sorotan hangat kembali ketika Bacagub Dedi Mulyadi mengungkapkan pandangannya terhadap proses pencarian calon pendampingnya. Dalam pernyataannya, Dedi menegaskan bahwa faktor latar belakang tidak menjadi hambatan utama dalam menentukan siapa yang akan mendampinginya dalam perhelatan politik mendatang.
Dalam wawancara pada Senin (5/8), Dedi menanggapi usulan beberapa pihak yang menyarankan untuk mencari ulama dari timur Jawa Barat guna memperkuat basis dukungan politiknya. Namun, Bacagub yang juga dikenal dengan pendekatan populisnya mengungkapkan pandangan yang berbeda.
“Saya pikir enggak begitu, saya tiap hari berkeliling. Kita kan ada data tersaji, tidak terlalu problem terhadap pribadi latar belakang. Orang Jabar menerima profil dan latar belakang mana pun,” ungkap Dedi.
Pernyataannya tersebut menunjukkan bahwa Dedi lebih memilih untuk fokus pada keterbukaan terhadap berbagai profil dan latar belakang calon pendampingnya. Ia menegaskan bahwa warga Jawa Barat memiliki sikap yang rasional dan menerima siapa pun yang dianggap mampu memimpin daerah ini dengan baik.
“Saya tidak memiliki kriteria khusus untuk calon wakil. Warga Jabar realistis,” tambahnya.
Dedi juga mencontohkan bahwa dalam sejarah kepemimpinan sebelumnya, seperti Ahmad Heryawan dan Dedi Mizwar, warga Jawa Barat telah menerima dengan baik pemimpin dari berbagai latar belakang. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa politik di Jawa Barat dinamis dan tidak terpaku pada satu jenis profil atau latar belakang tertentu.
“Dari sejarah kepemimpinan juga. Waktu itu Pak Aher (Ahmad Heryawan) sama Dedi Mizwar kan orang Jabar terima saja. Orang Jabar terbuka, welcome dengan siapa pun. Orang Jabar sangat rasional, politik kan rasional berubah setiap pemilu,” paparnya.
Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa hasil perolehan suara partai politik dalam Pemilu Legislatif menunjukkan dinamika yang tinggi setiap lima tahunan. Ia menyebutkan contoh bahwa pada tahun 2024, Golkar menjadi pemenang, sementara pada tahun 2019, Gerindra mendominasi.
“Perolehan suara parpol di Pileg tiap 5 tahunan dinamis. Tahun 2024 Golkar menjadi jawara, sementara di 2019 Gerindra yang teratas. Itu merupakan bukti bahwa pemilih di Jabar tak terlalu memusingkan latar belakang. Suasananya pun cair,” jelasnya.
Dedi juga mengakui bahwa meskipun ada beberapa individu yang memiliki pendapat yang keras, namun jumlah mereka relatif kecil. Namun, mereka mampu bersuara dengan lantang dalam pilihan politik mereka.
“Memang ada yang punya karakter kekeh ada, tapi jumlahnya kecil. Tapi mereka bersuaranya lantang. Secara umum orang Jabar rileks, pilihan politik cair,” tutup Dedi.
Pernyataan Dedi Mulyadi ini menggambarkan pendekatan politiknya yang inklusif dan terbuka terhadap berbagai kalangan, tanpa memandang asal usul atau latar belakang khusus. Hal ini menunjukkan bahwa dalam politik Jawa Barat, substansi dan kapabilitas dalam memimpin lebih diutamakan daripada faktor identitas atau latar belakang pribadi.
(N/014)
JAKARTA Pejabat Iran menyebut sekitar 2.000 orang tewas dalam aksi protes besarbesaran yang berlangsung di sejumlah kota Iran beberapa h
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua Bidang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Aizzudin Abdurrahman atau Gus Ai
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., meresmikan bangunan parkir kendaraan roda dua di lingkungan Map
PEMERINTAHAN
JAKARTA Habib Rizieq Shihab menyoroti materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyinggung soal salat dalam acara digital Mens Rea
POLITIK
MEDAN Nasib sial menimpa seorang driver ojek online (Ojol) di Medan Petisah, Kota Medan. Sepeda motornya raib digondol pencuri ketika ia
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PSMS Medan resmi menambah dua gelandang baru ke dalam skuadnya, sekaligus melepas tiga pemain yang minim kesempatan bermain. Langk
OLAHRAGA
MEDAN Dua pria diamankan polisi setelah kedapatan mencuri besi dan pelat aluminium di gudang milik warga Kota Medan. Aksi keduanya terun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni mengungkapkan detikdetik penyerangan dan penjarahan rumahnya pada akhir Agustus 2025 saat
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Aksi jambret yang menimpa seorang anak di Pekanbaru, Riau, berakhir setelah pelaku berhasil ditangkap polisi. Kejadian ini men
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh berhasil mencatatkan prestasi strategis di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Apar
PEMERINTAHAN