TP PKK Simalungun Luncurkan Pengajian Sahabat Qur’ani, Ajak Masyarakat Mengamalkan Al-Qur’an
SIMALUNGUN Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun menyelenggarakan pengajian lintas sektoral da
AGAMA
JAKARTA – Pilkada Sumatera Utara (Sumut) menjadi sorotan publik seiring dengan munculnya berita bahwa Wali Kota Medan, Bobby Nasution, telah mendapatkan surat tugas dari Partai Golkar untuk maju dalam kontestasi politik tersebut. Namun, di balik surat tugas tersebut, terdapat serangkaian pertimbangan dan tantangan yang harus dihadapi oleh Bobby Nasution.
Surat tugas tersebut menjadi bukti nyata bahwa Bobby Nasution sudah dipandang sebagai figur yang potensial dan mendapat sambutan baik di Sumut. Hal ini juga sejalan dengan pernyataan Ketua DPP Partai Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi, yang menyebutkan bahwa Bobby Nasution memang mendapat sambutan positif di daerah tersebut.
Meskipun demikian, keputusan untuk bergabung dengan Partai Golkar tidak serta-merta diambil begitu saja oleh Bobby Nasution. Meski diinginkan oleh partai, Bobby Nasution memiliki kebebasan untuk memilih langkah politiknya sendiri. Golkar sendiri menyatakan bahwa mereka akan senang jika Bobby Nasution memutuskan untuk bergabung dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Golkar.
Pada kesempatan sebelumnya, Bobby Nasution sudah menyatakan niatnya untuk maju dalam Pilkada Sumut melalui Partai Golkar. Namun, penting untuk dicatat bahwa Bobby Nasution bukan satu-satunya kandidat yang diusung oleh Golkar. Hal ini menjadi sebuah dinamika politik yang menarik, di mana ada dua kandidat yang diundang oleh Golkar, yakni Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah.
Tantangan terbesar bagi Bobby Nasution adalah bagaimana ia memilih langkah politik yang tepat sesuai dengan visi dan misinya untuk Sumut. Pada satu sisi, terdapat harapan besar dari Partai Golkar dan juga dukungan yang kuat dari sebagian masyarakat di Sumut. Namun, di sisi lain, Bobby Nasution juga harus mempertimbangkan aspek-aspek lain seperti kebebasan berpolitik dan memilih partai yang sesuai dengan visi politiknya.
Kehadiran Bobby Nasution sebagai salah satu figur penting dalam politik Sumut juga menambah warna dalam persaingan Pilkada nanti. Dengan reputasi dan pengalaman yang dimilikinya, Bobby Nasution dipandang sebagai sosok yang dapat memberikan kontribusi positif bagi Sumut, terlepas dari partai yang ia pilih nantinya.
Kita tunggu langkah selanjutnya dari Bobby Nasution dalam menjalani dinamika politik yang semakin menghangat jelang Pilkada Sumut.
(K/09)
SIMALUNGUN Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun menyelenggarakan pengajian lintas sektoral da
AGAMA
SIMALUNGUN Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Simalungun bekerja sama dengan Dinas Pendidikan menggelar k
PENDIDIKAN
JAKARTA Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, me
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan khusus untuk umat Muslim, secara khusus di AS, menyambut bulan s
INTERNASIONAL
SURAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, menghadiri sidang gugatan Citizen Lawsuit (CLS) terkait ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengingatkan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk me
PEMERINTAHAN
PALUTA Kondisi Pasar Gunungtua, pusat perekonomian Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), terlihat semrawut pada Selasa sore (17/2/2026)
NASIONAL
JAKARTA Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar rapat bersama pemerintah untuk membahas percepatan rehabi
NASIONAL
DENPASAR Satgas Pangan Polda Bali bersama instansi terkait melakukan pengecekan harga dan stok bahan pokok di sejumlah pasar modern dan
EKONOMI
JAKARTA Memasuki hari pertama ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah, umat Islam perlu memastikan bacaan doa sahur dan niat puasa dilakukan
AGAMA