Pecah Telur 35 Tahun! Tumbangkan Thailand via Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
JAKARTA – Dalam suasana sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), doa yang tulus dari pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea untuk Yusril Ihza Mahendra menjadi sorotan hangat. Hotman Paris Hutapea, dengan segala gaya dan sorot matanya yang khas, tidak hanya membahas perkara hukum yang sedang berjalan tetapi juga menyebutkan doanya agar Yusril menjadi Jaksa Agung.
Kejadian ini menjadi perbincangan banyak orang karena kedekatan antara Yusril Ihza Mahendra dengan dunia politik sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB). Walaupun doa dari Hotman Paris Hutapea disambut dengan senyuman dari Yusril, namun realitas hukum pun harus dihadapi.
Menyikapi doa tersebut, Yusril menunjukkan kedewasaan dan pemahamannya akan aturan yang berlaku. Sebagai seorang yang memiliki latar belakang sebagai pakar hukum tata negara, Yusril secara tegas menyatakan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi telah menetapkan syarat yang harus dipenuhi oleh calon Jaksa Agung, termasuk tidak sedang menjabat sebagai pengurus partai politik 7 April 2024.
Sementara Yusril mengakui bahwa secara keilmuan dirinya mungkin memenuhi kualifikasi untuk menjadi Jaksa Agung, namun keterlibatannya dalam kepengurusan partai politik saat ini menjadi hambatan yang nyata. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada harapan dan doa, realitas hukum harus tetap dijunjung tinggi.
Konteks politik yang terjadi di sekitar Yusril juga menjadi bagian penting dari cerita ini. Sebagai bagian dari tim hukum Prabowo-Gibran, Yusril merupakan salah satu tokoh yang dipantau perjalanan karirnya oleh publik. Apakah dia akan mendapatkan jabatan yang diharapkan atau tidak, sepenuhnya tergantung pada keputusan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Dalam pandangan Yusril, posisi Jaksa Agung atau menteri adalah bagian dari struktur pemerintahan yang berfungsi sebagai pembantu Presiden. Oleh karena itu, siapa yang akan menduduki posisi tersebut dan bagaimana prosesnya, sepenuhnya menjadi wewenang Presiden.
Kejadian ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya menjaga profesionalisme dan netralitas dalam ranah hukum dan politik. Meskipun ada doa dan harapan dari berbagai pihak, realitas hukum dan aturan yang berlaku harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan langkah selanjutnya.
Sebuah doa dan harapan yang tulus selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan seseorang. Namun, di sisi lain, pemahaman akan realitas hukum dan tata negara juga menjadi landasan kuat dalam menjalani proses kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Dengan harapan yang tulus dan pemahaman yang mendalam akan aturan hukum, Yusril Ihza Mahendra terus melangkah dalam perjalanannya, baik sebagai seorang tokoh politik maupun seorang pakar hukum tata negara yang dihormati.
(K/09)
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
JAKARTA Kuasa hukum Denny Indrayana Cs, Refly Harun, meyakini Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengabulkan gugatan terkait syarat pendidikan
POLITIK
MEDAN Hampir 40 tahun tinggal di rumah papan, Rosila, warga Jalan Rela Gang Buntu, kawasan Air Bersih, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebanyak 111 dari 213 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran program rehabilitasi di Kota Medan saat ini sedang dik
PEMERINTAHAN
MEDAN Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini diarahkan tidak hanya menangani layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menj
PEMERINTAHAN
BINJAI Markas Cabang (Marcab) Laskar Merah Putih (LMP) Kota Binjai meresmikan kantor baru di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jati Kary
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraks
PEMERINTAHAN
MEDAN DPRD Kota Medan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan. Revisi tersebut di
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI)
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima kunjungan silaturahmi Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo H.R. Muhammad Syafi
PEMERINTAHAN