Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
SERANG – Peristiwa penistaan agama yang dilakukan oleh DS (19) telah mengguncang kedamaian kerukunan umat beragama di Kota Serang. Namun, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang menyerukan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh insiden tersebut.
Ketua FKUB Kota Serang, Amas Tajudin, menegaskan bahwa penyelesaian perkara penistaan agama sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian. Ia meminta agar warga tidak main hakim sendiri dan menghindari menyebarkan konten yang merugikan ke media sosial.
Dalam sebuah pertemuan di Kota Serang, Romo Yohannes dari Gereja Katolik Kristus Raja Serang juga menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama. Kota Serang, katanya, adalah percontohan dalam menjunjung tinggi kerukunan tersebut.
Namun, di balik ajakan untuk menjaga kerukunan, Kapolresta Serang Kota Kombes Sofwan Hermanto mengungkap bahwa grup Telegram yang berisi penistaan agama pertama kali terbocor oleh salah satu anggotanya. Pendalaman kasus ini masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Sementara itu, pelaku penistaan agama, D, yang diamankan polisi, mengaku bahwa tindakannya hanya untuk menciptakan sensasi dan membuat grup ramai.
Peristiwa ini menjadi tantangan serius bagi kerukunan umat beragama di Kota Serang. Meskipun demikian, melalui upaya bersama antara FKUB, tokoh agama, dan kepolisian, diharapkan situasi dapat diselesaikan dengan baik dan kondisi kerukunan kembali terjaga.
(AS)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.