Mereka berharap pekerjaan bisa segera diselesaikan agar jalan yang sudah dikeruk tidak membahayakan pengendara, khususnya sepeda motor.
"Senang melihat jalan diperbaiki. Tapi, kalau bisa, tambal segera yang sudah dikeruk. Kalau dibiarkan lama bisa membahayakan pengendara motor," ujar Sugeng, seorang warga Tanjung Morawa.
Selain itu, warga juga mengusulkan agar sisa aspal yang dikeruk tidak seluruhnya diangkut ke truk, melainkan sebagian dapat ditinggalkan di pinggir jalan.
Hal ini dimaksudkan untuk menimbun bagian berem jalan yang lebih tinggi dari aspal, karena sering kali menyebabkan kecelakaan bagi pengendara.
Dengan perbaikan ini, diharapkan jalan Lintas Sumatera di kawasan Tanjung Morawa semakin aman dan nyaman bagi para pemudik yang akan melintas pada musim Lebaran mendatang.