Misteri Kematian Warek IT&B Kabanjahe: Ditemukan Mulut Berdarah, Mobil dan HP Raib
KARO Wakil Rektor II Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Asprina Surbakti (38), ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya di Kab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Yasonna Laoly, batal menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat (13/12/2024). Yasonna seharusnya diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap yang melibatkan Harun Masiku, tersangka yang hingga kini masih menjadi buronan.
Tessa Mahardhika Sugiarto, Juru Bicara KPK, menyampaikan bahwa penyidik telah meminta untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Yasonna Laoly. Alasan ketidakhadirannya disampaikan langsung oleh Yasonna, yang mengatakan bahwa dirinya memiliki agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan.
“Untuk YSL, info dari penyidik minta dijadwalkan ulang,” ujar Tessa saat dihubungi oleh wartawan. Meski demikian, Tessa belum dapat memastikan kapan pemeriksaan ulang terhadap Yasonna Laoly akan dilakukan.
Sebelumnya, KPK telah mengirimkan surat panggilan untuk pemeriksaan ke tiga alamat yang berbeda, termasuk rumah jabatan dan rumah pribadi Yasonna. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyidik untuk mengungkap lebih lanjut keterlibatan Yasonna dalam kasus suap yang melibatkan Harun Masiku, mantan kader PDIP yang menjadi buronan.
Kasus ini bermula pada Januari 2020, ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wahyu Setiawan, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diduga menerima suap dari Harun Masiku untuk memuluskan langkah Harun menjadi anggota DPR. Sejak saat itu, Harun Masiku ditetapkan sebagai tersangka, namun ia menghilang dan masuk dalam daftar Daftar Pencarian Orang (DPO).
Harun Masiku kemudian dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang Internasional (Red Notice) pada Juli 2021, namun hingga kini belum berhasil ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan oleh KPK, termasuk dengan memeriksa sejumlah saksi yang diduga memiliki informasi terkait keberadaan Harun.
Pihak KPK mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan berbagai upaya penyelidikan, termasuk penyadapan, untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam melindungi Harun Masiku. Sampai saat ini, keberadaan Harun Masiku tetap menjadi teka-teki.
Pencarian terhadap Harun Masiku terus dilakukan, dan KPK juga meminta masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui keberadaan mantan kader PDIP tersebut. Informasi dapat disampaikan ke Rossa Purbo Bekti, melalui email atau nomor telepon yang tertera dalam surat DPO.
Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat pentingnya penuntasan kasus korupsi di tubuh KPU dan upaya untuk menangkap Harun Masiku yang kini masih buron.
(N/014)
KARO Wakil Rektor II Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Asprina Surbakti (38), ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya di Kab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Golkar menilai partai politik pendukung Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka tidak perlu turun tangan menghadapi gugatan
POLITIK
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Minggu (27/9/2026), tercatat stabil dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga emas Antam ukuran 1 gram
EKONOMI
BOGOR Eks Kepala Lapas Cibinong Kelas IIA Wisnu Hani Putranto memiliki total kekayaan Rp3,19 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pen
NASIONAL
JAKARTA Stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 4,8 juta ton. Tingginya persediaan membuat kapasitas gudang milik Perum Bulog tidak
EKONOMI
JAKARTA Anggapan minum air sambil berdiri dapat merusak ginjal kembali ramai dibahas di media sosial. Namun, dokter menjelaskan kebiasaan
KESEHATAN
TAPANULI TENGAH Banjir melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak S
PERISTIWA
BANDA ACEH Ustaz Dr. Khairuddin, MA mengajak masyarakat melihat kembali makna gelar akademik, jabatan dan penghormatan melalui akhlak. Menu
AGAMA
BANDA ACEH Cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Minggu, 27 September 2026, diprakirakan didominasi kondisi berawan. Sejumlah daerah berpoten
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu, 27 September 2026, diprakirakan didominasi hujan ringan. Sejumlah daera
NASIONAL